alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Batal Lawan Timnas, Bhayangkara Solo FC Fokus Bangun Tim

28 Februari 2021, 22: 09: 15 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Para pemain Bhayangkara Solo FC berlatih rutin di Stadion UNS, Kamis (25/2)

Para pemain Bhayangkara Solo FC berlatih rutin di Stadion UNS, Kamis (25/2) (MEDIA BHAYANGKARA SOLO FC)

Share this      

SOLO, Radar Solo – Rencana tim nasional (timnas) senior uji coba dengan Bhayangkara Solo FC Rabu (3/3) di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, gagal terlaksana. Alasan kesiapan teknis karena baru menjalani latihan menjadi kendala utama. Sebagi ganti, timnas akan uji coba melawan PS Tira Persikabo.

”Tim Bhayangkara FC secara teknis belum siap menjalani laga uji coba karena mereka baru saja menjalani latihan. Kami ganti PS Tira Persikabo yang sudah siap,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi seperti dilansir dari situs resmi PSSI.

Klub milik Polri ini baru mulai membangun tim di Solo sejak Kamis (25/2). Pengumpulan pemain ini dipersiapkan untuk terjun di ajang Piala Menpora 2021, yang akan digelar mulai 21 Maret.

Baca juga: DPP Pasoepati Beri Bantuan ke Korban Longsor Nganjuk

Beberapa nama sudah bergabung. Mulai dari Andik Vermasnyah, Wahyu Tri Nugroho, Awan Setho Raharjo, Wahyu Tri Nugroho, Indra Adi Nugraha, hingga gelandang asal Korea Selatan Lee Yoo Jun.

Seluruh pemain mulai menerima berbagai materi, dari Head Coach Bhayangkara Solo FC Paul Munster, dan direktur teknik yang juga mantan pelatih Timnas Indonesia Simon Mc Menemy saat latihan.

Paul Munster mengatakan, progres latihan hari kedua (26/2) lebih difokuskan pada fisik dan teknik dengan porsi berat, namun tetap memperhatikan intensitasnya. “Sebenarnya masih ada rancangan sesi latihan lainnya. Tetapi kondisi fisik para pemain tidak memungkinkan hari ini," ucap Paul kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (26/2).

Meski begitu, Paul lebih menjaga kondisi tubuh para pemain The Guardian. Para pemain juga diimbau untuk menjalani latihan dengan enjoy dan riang. Soal komposisi pemain apakah mulai terbentuk, dia mengakui masih jauh untuk menatap kesana. Mengingat ada beberapa pemain lawas yang hengkang. Rencananya muka baru siap memberi warna buat tim.

Paul berekspektasi tinggi kepada para pemain agar mereka bisa saling berkompetisi merebut posisi yang ingin mereka tempati. “Slowly (pelan-pelan) kami nanti pasti bakalan ada perubahan. Ketika pramusim digelar, mungkin semua pemain bakal mendapat menit bermain, serta akan ada evaluasi pemain dengan tujuan besar pada liga,” ungkapnya.

Pelatih usia 38 tahun itu mengungkapkan, saat ini lebih fokus kepada pemain lokal yang sudah bergabung  untuk Piala Menpora. Sedangkan pemain asing ada kemungkinan untuk menyusul ketika Liga 1 sudah bergulir.

Terpisah Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Solo FC Sumardji memberi selamat dan sukses atas pelantikan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa. “Solo di bawah kepemimpinan baru, mudah-mudahan semakin maju dan sejahtera,” ucap Sumardji.

Sebelumnya Bhayangkara Solo FC sudah berjanji untuk memberikan yang terbaik di lapangan dan membawa harum nama Kota Solo. ”Tentu target kami di turnamen nanti adalah juara. Begitu juga di liga resmi nantinya. Kami optimistis bisa memberi titel juara untuk kebanggan masyarakat Solo,” ujarnya. (ryn/nik)

(rs/NIK/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news