alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Dampingi Jokowi Resmikan KRL Solo-Jogja, Ganjar: Lebih Murah & Cepat

01 Maret 2021, 15: 52: 45 WIB | editor : Perdana

Presiden Jokowi bersama Ganjar Pranowo, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menhub Budi Karya Sumadi, dan pejabat lainnya menjajal KRL Solo-Jogja. 

Presiden Jokowi bersama Ganjar Pranowo, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menhub Budi Karya Sumadi, dan pejabat lainnya menjajal KRL Solo-Jogja. 

Share this      

JOGJAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan kereta rel listrik (KRL) Solo-Jogja. Peluncuran kereta listrik yang menggantikan kereta Prambanan Ekspress (Prameks) itu dilaksanakan di Stasiun Tugu Jogjakarta, Senin (1/3).

Peresmian KRL Solo-Jogja itu dilakukan dengan sederhana. Setelah presiden menyampaikan sambutan dan memencet tombol peresmian, selanjutnya bersama Ganjar, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan jajaran pejabat lainnya ikut menjajal KRL. Ganjar dan Jokowi duduk berhadapan di gerbong nomor 3.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, peresmian KRL Solo-Jogja ini menandai upaya menyiapkan transportasi masal yang ramah lingkungan. Selain itu, KRL tersebut lebih cepat, dengan layanan yang jauh lebih nyaman dibanding kereta diesel sebelumnya.

"Dan ini jauh lebih murah, sehingga harapannya dapat dioptimalkan masyarakat sekaligus bisa mendorong sektor pariwisata dan ekonomi," kata Jokowi.

Sementara itu, Ganjar mengatakan, hadirnya KRL Solo-Jogja ini sangat bagus. Menurutnya, komuter ini bisa menyelesaikan persoalan transportasi di dua provinsi itu, yakni Jateng dan DIY.

"Dibanding kereta diesel, ternyata harganya jauh lebih murah separonya. Kalau dilihat dari kecepatan, KRL 10 menit lebih cepat dari kereta sebelumnya. Dan yang membanggakan, ini produk INKA, kita sendiri punya, yang menurut saya itu bagus sekali," ucapnya.

Dengan adanya KRL tersebut, maka masyarakat Solo dan sekitarnya yang bekerja di Jogja atau sebaliknya dapat memanfaatkan fasilitas ini. Selain itu, daerah tengah seperti Klaten juga akan mendapat dampak dengan hadirnya KRL tersebut.

"Transportasi masal yang ramah lingkungan seperti diharapkan Pak presiden, ya ini salah satunya. Dan ini nanti akan diteruskan sampai Jebres, sehingga KRL bisa bermanfaat untuk transportasi masyarakat," imbuhnya.

Adanya KRL Solo-Jogja ini akan menambah pilihan masyarakat untuk bepergian. Ketika nanti jalan Tol Solo-Jogja sudah dibangun, akan bisa mengurangi tingkat kepadatan, sekaligus mobilisasi masyarakat semakin lancar.

"Insya Allah nanti tambah lancar. Dan benar kata presiden tadi, ini diharapkan berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah yang dilalui," papar gubenur.

KRL Solo Jogja melayani 20 perjalanan dan berhenti di 11 stasiun. Yakni Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Stasiun Solo Balapan. Menempuh jarak sekitar 59 kilometer, KRL Solo-Jogja akan lebih cepat ketimbang Prameks, karena lama perjalanan dari ujung ke ujung hanya 68 menit. (bay/ria)

Baca juga: Jadi Percontohan PPKM Mikro, Bulusulur Dirikan Posko & Rumah Sehat

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news