alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Jajal KRL, Jokowi Turun Stasiun Klaten, Bupati Usulkan Flyover 

01 Maret 2021, 19: 18: 31 WIB | editor : Perdana

Presiden Joko Widodotiba di Stasiun Klaten sedang berbincang-bincang dengan Bupati Klaten Sri Mulyani.

Presiden Joko Widodotiba di Stasiun Klaten sedang berbincang-bincang dengan Bupati Klaten Sri Mulyani. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Presiden Joko Widodo jajal kereta listrik rel (KRL) Solo-Jogja dengan berangkat dari Stasiun Jogjakarta pada Senin (1/3) siang. Usai menempuh perjalanan sekitar 20 menit, Jokowi tiba di Stasiun Klaten sekitar pukul 11.25, dengan pengawalan ketat paspampres.

Turut dalam rombongan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Mensesneg Pratikno, Gubernur Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta jajaran dari PT KAI. Saat tiba, Jokowi langsung disambut Bupati Klaten Sri Mulyani dan sempat berbincang-bincang.

“Operasional KRL Solo-Jogja telah diresmikan Presiden Jokowi sekaligus ingin mencoba langsung layanan KRL dari Jogja ke Klaten. Dengan demikian, KRL sudah resmi dan dioperasionalkan serta masyarakat sudah menikmatinya,” jelas Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, Senin (1/3).

Lebih lanjut Adita mengungkapkan, Jokowi memberikan arahan agar ke depan transportasi di Indonesia harus yang ramah lingkungan. Terlebih lagi, KRL sebagai salah satu contoh dari angkutan umum yang ramah lingkungan.

“Saya melihat tadi beliau begitu menikmati selama perjalanan menggunakan KRL Solo-Jogja. Dikarenakan memang seperti yang dilaporkan oleh Pak menhub jika KRL ini lebih nyaman dan cepat dibandingkan dengan KA Prameks. Memang lebih cepat, meski berhenti di banyak stasiun,” jelasnya.

Seperti diketahui, KRL Solo-Jogja berhenti di 11 stasiun dengan lima stasiun di Klaten. Meliputi Stasiun Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, dan Delanggu. Sehingga penumpang memiliki banyak pilihan untuk keberangkatan. Ditambah lintasan Solo-Jogja yang dilalui KRL lebih stabil dan guncangan yang terjadi lebih kecil.

Adita menambahkan, memang ada wacana jika KRL tidak hanya melayani lintasan dari Solo ke Jogja. Tetapi ke depan bisa dikembangkan tujuan ke arah utara sebagai rencana jangka panjang. Meski begitu, saat ini lebih fokus pada layanan Solo-Jogja dengan terus melakukan evaluasi. Termasuk terus membutuhkan masukan dari masyarakat sebagai pengguna KRL.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menyambut positif atas beroperasinya KRL Solo-Jogja. Ia berharap dengan adanya KRL itu, akses menuju dan dari Klaten menjadi lebih lancar.

“Tapi tadi juga menyampaikan ke Pak presiden dan Pak gubernur, tetapi kan KRL ini pada akhirnya menutup perlintasan sebidang KA. Padahal itu jalur utama untuk menuju kota, sehingga saya tadi minta untuk dibangunkan flyover. Ini kan belum crowded, besok kalau anak-anak sudah aktif sekolah pasti akan crowded dan berbahaya,” jelas Mulyani.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, dia begitu menikmati saat menjajal KRL bareng Jokowi. Terlebih lagi, dirinya merasa nyaman karena KRL yang dinaikinya begitu bersih.

"Saya harapkan nantinya orang Jogja yang bekerja di Solo maupun orang Solo ke Jogja atau di tengah di Klaten bisa memanfaatkan ini dengan baik. Seperti yang disampaikan Pak presiden transportasi masal yang ramah lingkungan, ya KRL ini,” pungkasnya. (ren/ria)

Baca juga: Dampingi Jokowi Resmikan KRL Solo-Jogja, Ganjar: Lebih Murah & Cepat

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news