alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features
Kesan Andik Vermansyah di Solo

Warganya Ramah, Biaya Hidup Murah

01 Maret 2021, 19: 37: 08 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Andik Vermansyah di sela latihan di Stadion UNS, Jumat (26/2).

Andik Vermansyah di sela latihan di Stadion UNS, Jumat (26/2). (CITRA AYU/RADAR SOLO)

Share this      

Bhayangkara Solo FC jalani latihan perdana di Kota Solo sejak Kamis (25/2). Tepatnya di Stadion UNS. Dari sederet nama pasukan, ada satu yang siap curi perhatian publik bola Kota Bengawan. Dia tak lain Andik Vermansyah.

RYAN AGUSTIONO, Solo, Radar Solo

SUASANA Stadion UNS, kemarin pagi cukup ramai. Terdengat teriakan orang di dalam lapangan. Ternyata, sedang ada latihan sepak bola.

Baca juga: Screening, Deteksi Dini Kanker Serviks

Selang beberapa jam, seorang pria bertubuh mungil keluar dari dalam stadion. Bergegas menuju mobil pribadinya yang terparkir di halaman. Mengenakan kaus setelan serbahitam. Di dada kiri, terpampang logo Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pertanda jersey itu milik klub Bhayangkara Solo FC.

Ya, pria tersebut tak lain penyerang Bhayangkara Solo FC Andik Vermansyah. Pemain kelahiran Kabupaten Jember, 23 November 1991 tersebut baru saja rampungkan seluruh sesi latihan perdana bersama Indra Kahfi dkk. Nampak keringat masih bercucuran di wajahnya. Melihat kehadiran wartawan Koran ini, senyum khas mengembang di bibir Andik.

“Apa kabar mas?  Alhamdulillah senang bisa kembali ke kota ini. Saya sering ke Solo. Pengalaman gabung timnas juga pernah main di sini,” ujarnya.

Ya, Andik dan Kota Bengawan punya ikatan kuat. Tepatnya saat membela panji Timnas U-23 di ajang Batik Cup 2012 silam. Lawannya sang pemilik Stadion Manahan: Persis Solo. Sayang, timnas yang kala itu dibesut Aji Santoso kalah menyerah lewat drama adu penalti. Kebetulan, salah satu eksekutor yang gagal Andik. Imbasnya, timnas urung lolos ke partai final.

Mengubur dalam-dalam memori buruk, Andik tampil trengginas saat kembali ke Stadion Manahan, 6 September 2016. Tepatnya saat timnas senior jajal ketangguhan musuh bebuyutan: Malaysia. Dalam balutan laga ekshibisi persiapan menuju Piala AFF 2016.

Dukungan ribuan Pasoepati yang memerahkan Manahan bikin Andik bergairah. Malaysia dibikin keok tiga gol tanpa balas. Menariknya, saat itu andik tercatat sebagai salah seorang pemain di klub Liga Malaysia, Selangor FA.

Kini, empat tahun berselang, Andik kembali ke Kota Bengawan. Namun bukan berbalut jersey timnas. Melainkan di bawah panji Bhayangkara Solo FC. Bersama The Guardian –julukan Bhayangkara Solo FC–, Andik bakal jadi opsi utama di barisan penyerangan. Di bawah racikan pelatih asing Paul Munster.

“Saya minta izin tidak tinggal di mes. Ingin tinggal dengan istri yang saya boyong ke Solo. Alhamdulillah dapat izin. Saya lihat Solo orangnya ramah-ramah. Makanannya juga murah dan kotanya nyaman,” puji Andik.

Andik bersyukur, di tengah gonjang-ganjing kickoff Liga 1, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menggeber Piala Menpora 2021. Digeber mulai 21 maret. Turnamen pramusim sekaligus ajang bagi klub-klub elit di Tanah Air, panasi mesin jelang kompetisi sesungguhnya. Setelah kompetisi musim lalu ditiadakan. Dampak pandemi Covid-19.

“Piala Menpora merupakan modal awal untuk membangkitkan sepak bola di Indonesia sejak pandemi Covid-19 menyerang. Semoga lancar. Sehingga Liga 1 kembali berjalan,” ucapnya.

Sesi latihan Bhayangkara Solo FC terbilang berat. Padahal, pemain baru gabung beberapa hari. “Latihan lancar. Saya sudah jaga kondisi. Walaupun tetap ada penurunan fisik, tapi tidak sampai drop. Masih bisa adaptasi. Latihan di sini sama di rumah pasti beda. Di sini tensinya tinggi. Kalau di rumah kan hanya fun game. Itu pun kadang hanya sekali seminggu bersama teman-teman,” bebernya.

Selama gelaran Piala Menpora, tercantum regulasi larangan penonton hadir ke stadion. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mohon suporter menahan ego dan bersabar. Jalankan protokol kesehatan. Ikuti arahan Menpora dan PSSI untuk tidak datang ke stadion. Ini demi sepak bola indonesia,” pesannya. (*/nik/fer/bun)

(rs/NIK/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news