alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

79 Desa di Karanganyar Diklaim Berstatus Zona Hijau

02 Maret 2021, 12: 21: 27 WIB | editor : Perdana

Rakor perpanjangan PPKM mikro di Kantor Bupati Karanganyar, kemarin.

Rakor perpanjangan PPKM mikro di Kantor Bupati Karanganyar, kemarin. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Sebanyak 79 desa di Kabupaten Karanganyar diklaim berstatus zona hijau atau risiko kecil penyebaran Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwati menjelaskan, dari 162 desa di Kabupaten Karanganyar, satu desa di Kecamatan Matesih masih berstatus zona merah. Kemudian, 40 desa berstatus zona oranye dan 55 desa berstatus zona kuning.

”Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih yang masih zona merah,” terang Purwati.

Baca juga: 60 Ribu Lansia di Solo Belum Divaksin, Baru 10 Ribu yang Dapat Jatah

Purwati menambahkan, ada sekitar 15 klaster di Kabupaten Karanganyar. Yang paling sering muncul adalah klaster kontak erat perkantoran dan klaster keluarga.

”Klaster terbesar untuk perkantoran di Dinas Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Karanganyar. Kemudian, klaster keluarga di Mojogedang, Kebakkramat, Gondangrejo, Colomadu, Jaten, Tasikmadu, Jumapolo, Karanganyar Kota, dan Karangpandan,” imbuhnya. 

Hingga saat ini, kasus penyebaran Covid-19 di Karanganyar masih fluktuatif. Peningkatan kasus terbanyak terjadi pada 21 Februari. Ada 126 pasien baru Covid-19.

”Secara kumulatif, sebanyak 5.946 orang di Karanganyar terkena virus tersebut, sembuh 5.932 orang. Persentase penyembuhan sekitar 90,6 persen. Angka kematianya 4,5 persen. Kasus terbanyak didominasi perempuan 65 persen, laki-laki 45 persen,” terang dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Sutarno mengharapakn jajaran forkopimcam di 17 kecamatan terus mengoptimalkan satgasnya. Terutama Satgas Jogo Tonggo yang diharapkan mampu memutus rantai penyebaran Covid-19 di desa-desa.

”Sekarang penangananya ada di desa. Bagaimana desa berkoordinasi dengan kecamatan untuk memutus penyebaran itu,” tandasnya. (rud/adi/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news