alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Banyak Peserta Vaksinasi Mangkir, Dinkes Kelabakan Salurkan Vaksin

03 Maret 2021, 15: 24: 33 WIB | editor : Perdana

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melaksanakan pelaksanaan vaksin kedua.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melaksanakan pelaksanaan vaksin kedua. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar mengaku kesusahan untuk menyalurkan vaksin yang sebelumnya telah direncanakan untuk disuntikan. Penyebabnya, tak sedikit peserta vaksinasi yang tidak hadir saat pelaksanaan vaksin.

Sekretaris DKK Kabupaten Karanganyar Purwati mengungkapkan kendala yang dialami saat pelaksanaan vaksinasi. Salah satunya tidak hadirnya peserta vaksinasi. Hal ini tentu berdampak pada vaksin yang terancam terbuang sia-sia lantaran sudah terlanjur dibuka. Sebab, sekali membuka satu vial, terdapat 10 dosis vaksin. 

“Vaksin ini multidosis, satu vial itu ada 10 dosis. Dan ketika sudah dibuka, itu hanya bisa berlaku 6 jam. Jadi jika tidak sesuai dengan daftar, maka vaksin yang sudah dibuka itu akan sia-sia.” terang Purwati.

Baca juga: Ganjar Pastikan Jateng sudah Mulai Vaksinasi untuk Lansia  

Purwati mencontohkan, jika di hari tersebut terdapat 60 orang yang divaksin, dan yang hadir hanya 52 orang, maka sisa delapan vaksin tersebut mau tidak mau harus segera disuntikan. Oleh karena itu, pihaknya memerintahkan ke beberapa perugas untuk membuat laporan rutin setelah melakukan penyuntikan vaksin. Dengan harapan agar vaksin yang telah dibuka tersebut nantinya bisa semua disuntikan.

“Ya mau tidak mau, kita lakukan penyuntikan secara mendadak. Di dinas mana yang siap, langsung kami suruh untuk melakukan suntik vaksin itu,” ucapnya.

Ditambahkan Purwati, dari 9.000 dosis vaksin yang diterima Pemkab Karanganyar pada awal pekan lalu, akan disuntikkan secara dua tahap. Sebanyak 4.500 vaksin sudah disuntikan kepada 3.586 sasaran. Di antaranya adalah tenaga kesehatan yang belum disuntik vaksin pada gelombang pertama, kemudian Polri, wartawan, dan beberapa pegawai pelayanan publik di Karanganyar.

“Kami rencanakan pekan ini untuk penyuntikan tahap kedua bisa diselesaikan. Kemudian akan menunggu petunjuk dari dinas kesehatan provinsi kembali,” ungkap dia.

Terkait sasaran vaksinasi selanjutnya, Purwati mengaku, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Disdagnakerkop  Karanganyar. Kaitannya untuk sasaran vaksinasi para pedagang di beberapa pasar tradisional. Dia juga meminta masing-masing kepala pasar agar berkoordinasi dengan kepala puskesmas guna melakukan pendataan.

“Data itu nanti dari kepala pasar. Kemudian dikirim ke kepala pusesmas, selanjutya ke dinas. Ini guna pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan pengajuan dari masing-masing pasar,” pungkas dia. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news