alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Disnakertrans Wonogiri Mendata Calon TKI

Dampak Pandemi, Pemberangkatan TKI Ditunda

07 Maret 2021, 19: 10: 59 WIB | editor : Perdana

DAMPAK PANDEMI: Disnakertrans Wonogiri mendata calon TKI yang ditunda pemberangkatannya.

DAMPAK PANDEMI: Disnakertrans Wonogiri mendata calon TKI yang ditunda pemberangkatannya. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Selama pagebluk korona, pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Wonogiri belum pernah diberangkatkan. PMI yang diberangkatkan lewat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Wonogiri adalah PMI yang bekerja di bidang formal.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Wonogiri Setyo Susilo mengatakan pengiriman PMI/TKI ditunda karena pandemi Covid-19. Bahkan, program kerjasama pengiriman tenaga kerja ke Jepang urung dilakukan.

”Tertunda keberangkatannya, padahal sudah ada kerja sama,” jelas Setyo.

Baca juga: Kirim Narkoba lewat Jasa Paket

Dia menjelaskan, selain ke Jepang, negara lain tujuan PMI asal Wonogiri adalah Korea Selatan. Padahal pihaknya sudah menyiapkan keberangkatan mereka sejak sebelum pandemi lalu.

”Lembaga-lembaga baik dari pemerintah atau lembaga pelatihan swasta tetap membekali mereka,” kata dia.

Pemberangkatan menunggu keputusan dari negara tujuan. Karena mereka sama-sama masih menghadapi pandemi.

”Jadi bukan ditolak berangkat ke sana. Tapi memang menunggu keputusan dari negara tujuan,” jelas dia.

Berapa jumlahnya? Setyo menyebut setiap lembaga pelatihan bisa menampung sekitar 30 orang. Mereka bekerja di bidang formal. Untuk nonformal seperti asisten rumah tangga berangkat dari kabupaten lain, seperti Sragen dan Ponorogo.

”Wonogiri belum pernah memberangkatkan PMI yang nonformal. Tapi memang banyak tenaga kerja kita yang bekerja di bidang nonformal misal ke Arab Saudi, mereka berangkat tidak dari kita. Tapi lewat daerah itu tadi, kan memang bisa,” bebernya.

Sejauh ini pihaknya lebih mendorong agar PMI asal Wonogiri bekerja di bidang formal. Imbauan itu sejak era Bupati Begug Poernomisidi.

”Kami tetap pantau PMI Wonogiri yang bekerja di bidang nonformal. Dengan begitu, apabila terjadi apa-apa bisa mengetahuinya,” tandasnya. (al/adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news