alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Kasus Covid Turun selama PPKM, Ini yang Dikhawatirkan Satgas Klaten

08 Maret 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Sosialisasi penerapan PPKM mikro di Kecamatan Jogonalan dan Ngawen oleh para personel TNI.

Sosialisasi penerapan PPKM mikro di Kecamatan Jogonalan dan Ngawen oleh para personel TNI. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten memastikan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang berakhir hari ini (8/3), akan diperpanjang mulai hingga Senin (22/3). Satgas perlu melakukan evaluasi secara detail terkait pelaksanaan PPKM mikro selama ini.

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten Ronny Roekmito mengatakan, evaluasi dilakukan guna melihat secara mendalam dampak dari pemberlakuan PPKM mikro. Hal tersebut yang akan menjadi dasar dalam mengambil kebijakan terkait pembatasan di berbagai sektor.

“Tentu pelaksanaan PPKM harus dievaluasi secara lebih detail. Jika terjadi pengurangan kasus Covid-19 secara signifikan, sehingga PPKM mikro mau tidak mau diteruskan,” jelas Ronny.

Baca juga: Debit Kali Pusur Naik, Sarana Wisata River Tubing Rusak & Hanyut

Dari evaluasi dan kajian secara bertahap itu, akan menjadi pertimbangan untuk mengetahui kapan harus menaikkan atau menurunkan persentase pembatasan. Misalnya, di sektor pariwisata terkait pembatasan pengunjung dari 30 persen menjadi 50 persen. Begitu juga bagaimana dengan penerapan work from home (WFH) dan work from office (WFO), serta pelaksanaan tatap muka sekolah.

Di samping evaluasi, ada sejumlah tantangan yang dihadapi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten terkait menurunnya kasus Covid-19 di kabupaten tersebut. Terutama kekhawatiran terhadap masyarakat yang mulai longgar dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Saya harap masyarakat jangan terlalu puas dan tetap waspada dengan Covid-19. Prokes juga tetap kita terapkan,” ucapnya.

Ronny juga mengungkapkan, selain penerapan PPKM mikro untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bersinar, juga perlu dibantu dengan vaksinasi. Hingga saat ini, perentase pelaksanaan vaksin di Klaten terbilang masih kecil. Bahkan, belum mencapai 70 persen dari jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa.

“Pasokan vaksin ke kita masih kecil. Saya harap dengan nantinya ada vaksin mandiri, akan semakin mempercepat dalam mencapai kekebalan kelompok. Ditambah prokes tetap diterapkan, maka pencegahan bisa dilakukan secara optimal,” ucapnya

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga Sabtu (6/3) malam, jumlah kasus kumulatif Covid-19 mencapai 5.895 orang. Dari jumlah tersebut, 245 menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah. Sedangkan 5.252 orang telah dinyatakan sembuh dan 398 meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news