alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle

Berhubungan Seks Jaga Imun dan Meminimalisir Risiko Penyakit Jantung

16 Maret 2021, 19: 34: 26 WIB | editor : Perdana

Jaga Imun : Aktivitas seks mampu membantu meningkatkan imun tubuh.  

Jaga Imun : Aktivitas seks mampu membantu meningkatkan imun tubuh.   (pixabay.com)

Share this      

RadarSolo.com - Dimasa pandemi, banyak tulisan, ujaran dan ajakan untuk menjaga imunitas tubuh. Beragam cara, tips dan praktek disampaikan agar masyarakat memiliki imunitas tubuh yang bagus sehingga minim kemungkinan tertular virus covid-19.

Namun siapa sangka, berhubungan seks pun bisa memberikan manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan fisik. Berhubungan seks membantu menjaga berat badan menjadi lebih ideal, dan juga mampu menurunkan resiko penyakit jantung.

Bukan hanya opini, namun manfaat seks berikut ini juga sudah dibuktikan oleh berbagai penelitian medis. Merangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah manfaat aktivitas seks yang mampu menjaga kesehatan fisik.

Baca juga: Menhub Tak Larang Masyarakat Mudik Lebaran, Rumuskan 7 Kebijakan

Meningkatkan daya tahan tubuh

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan di Wilkes University, Pennsylvania menemukan bahwa berhubungan seks dalam jangka waktu sekali atau dua kali dalam seminggu selama musim dingin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Secara kuantitatif, orang tersebut memiliki kadar immunoglobulin A 30 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak berhubungan seks sama sekali. Imunoglobulin merupakan zat yang sangat diperlukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan dapat menangkal serangan kuman penyebab penyakit.

Namun perlu hati-hati, terlalu sering melakukan aktivitas seksual ternyata juga tidak baik. Dalam penelitian tersebut juga ditemukan bahwa aktivitas seksual yang dilakukan lebih dari 2 kali dalam seminggu mampu menurunkan daya tahan tubuh, sehingga justru menyebabkan seseorang rentan terserang penyakit.

Membakar lemak

Berhubungan seks pun bisa menjadi pilihan sebagai aktivitas fisik yang efektif untuk membakar lemak. Berapa banyak lemak yang terbakar saat melakukan aktivitas seksual sangat bervariasi dan tergantung pada intensitas dan durasinya. Dalam aktivitas seks, secara umum mampu membakar 70-100 kalori. Jumlah tersebut sama dengan kalori yang terbakar saat melakukan aktivitas atau olahraga jalan cepat.

Dalam sebuah studi yang dilakukan sejumlah ilmuwan di Universitas Montreal di tahun 2013 yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE mengungkapkan bahwa pada pasangan muda dan sehat, lelaki dapat membakar rata-rata 4,2 kalori per menit dan perempuan membakar rata-rata 3,1 kalori per menit saat bercinta. Dalam studi tersebut, sesi rata-rata seks yang dilakukan adalah 25 menit, yang berarti membakar total 101 kalori pada lelaki dan 69 kalori pada perempuan.

Menjaga tekanan darah tetap stabil

Berpelukan dan berpegangan tangan dalam aktivitas seks rupanya juga ampuh menjaga tekanan darah. Durasi 10 menit berpegangan tangan yang dilanjutkan dengan 20 menit berpelukan nyatanya terbukti mampu menjaga tekanan darah seseorang tetap stabil. Tidak hanya itu, frekuensi detak jantung juga terjaga di kisaran normal sehingga berbagai risiko kesehatan akibat hipertensi bisa terkontrol.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Negeri Michigan mendapatkan wanita berusia antara 57 hingga 85 tahun yang masih aktif melakukan hubungan seks kemungkinan tidak akan terkena tekanan darah tinggi.

Meminimalkan risiko penyakit jantung

Berhubungan seks pun dapat meminimalkan resiko serangan jantung. Kemudian, hormon endorfin yang dilepaskan tubuh saat melakukan melakukan aktivitas seksual juga nyatanya mampu menjaga kesehatan sel dan menangkal radikal bebas penyebab kerusakan organ, termasuk jantung.

Sebuah temuan, yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, menunjukkan dampak seks berhasil menurunkan tingkat homosistein.

Itu sejumlah manfaat aktivitas seks bagi kesehatan anda. Namun perlu digarisbawahi sejumlah manfaat tersebut bisa diperoleh dengan aktivitas seks yang bertanggung jawab dalam ikatan pernikahan. Aktivitas seks diluar pernikahan atau dengan berbagai pasangan justru akan berbahaya dan rentan penyakit menular seperti hepatitis atau HIV AIDS. (dam)

(rs/bram/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news