alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Klub Tertua Solo Kesulitan Akses Lapangan

01 April 2021, 14: 57: 36 WIB | editor : Perdana

Kevin Nugroho selaku Komisi Persis dan owner Persis meninjau klub internal yang sedang latihan.

Kevin Nugroho selaku Komisi Persis dan owner Persis meninjau klub internal yang sedang latihan.

Share this      

SOLO - Membawa status sebagai klub internal tertua bagi Persis Solo. Aneh rasanya jika tidak kebagian tempat latihan. Pasalnya klub ini sudah memperoleh banyak prestasi dan melahirkan banyak pemain profesional, khususnya di Persis Solo.

Menjaga sebuah eksistensi sebagai salah satu pendiri Persis Solo memang tidaklah mudah. Hal tersebut dilakoni oleh PS MARS yang tetap mencarikan solusi terbaik atas  sejumlah masalah yang menghadang langkah mereka. Padahal, klub ini beberapa kali menyabet sebagai juara kompetisi internal Persis Solo.

Masalah klasik yang dialami PS MARS dan klub internal lainnya sebetulnya sama, yakni kesulitan untuk mendapatkan lapangan latihan reguler di Kota Solo. Hebatnya, mereka tidak mudah "baper" dan segera menginduk ke lapangan lain di kabupaten sebelah

Baca juga: Ratusan SD Mulai Uji Coba PTM

“Ya mau bagaimana lagi, ini kondisi riilnya. Kalau mandek (berhenti) ya kasihan pemain. Karena butuh wadah berkumpul untuk berlatih dan menjaga kondisi,” ucap Anjasmara, Pembina PS MARS Solo kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (31/3).

Senin (29/3/2021) sore, PS MARS kedatangan tamu istimewa, komisaris utama PT Persis Solo Saestu yang juga salah satu owner Persis Solo, Kevin Nugroho datang menyambangi aktifitas latihan mereka di lapangan Kwarasan, Grogol, Sukoharjo

Kevin Nugroho yang datang bersama anggota DPRD Solo, Ginda Ferrachtriawan, tidak lama menyambangi markas PS Mars tersebut, namun pujian terlontar dari pembina PS MARS Solo.

Dijelaskan Anjas, Kevin sempat kaget, mengapa klub internal tertua Persis Solo sampai berlatih di Kabupaten sebelah (Sukoharjo). Padahal, dari segi pembinaan paling tertua dan masih aktif hingga saat ini.

"Dia herannya kami latihan di Sukoharjo bukan Solo. Sebabnya karena beberapa lapangan di Kota Solo direnovasi, tapi ada pula klub yang menguasai lapangan. Jadi kami memutuskan untuk mengalah," ungkapnya.

Tak habis ide, PS Mars mempunyai solusi atas masalahnya. Meski lapangan tidak sebagus di Solo, namun mereka menyewa lapangan di Sukoharjo dengan bentuk kerja sama simbiosis mutualisme.

"Jadi kami mengganti dengan uang kas per bulan ke desa. Kami untung karena bisa berlatih, desa untung karena lapangan jadi terawat dan tidak nganggur," paparnya.

Tiga lapangan tersebut berada di tiga lokasi. Yakni Desa Kwarasan, Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, dan Lapangan Alun-alun Kidul, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon.

"Kevin tanya kenapa kami butuh 3 tempat. Karena SSB kami ada banyak sekitar 200 lebih. Jika dijadikan satu temoat tidak efektif. SSB Mars di Alun-alun Kidul, Mars Senior di Kwarasan, dan Mars Junior di Madegondo," tandasnya.

Seperti yang diketahui, PS Mars juga melahirkan beberapa pemain profesional yang pernah main di Liga 2. Sebut saja Dedi Cahyono mantan pemain Persijap, Akbar Riansyah pemain PSIS Semarang, Restu Gunawan mantan pemain Perseru Serui, Susilo mantan pemain PSMP Mojokerto. Beberapa pemain tercatat pernah membela Persis Solo.

Kevin Nugroho yang datang bersama anggota DPRD Solo, Ginda Ferrachtriawan, tidak lama menyambangi markas PS Mars tersebut, namun pujian terlontar dari pembina PS MARS Solo.

“Suatu kehormatan owner mau datang ke sini, ya beginilah kondisi riil di bawah. Mumpung juga ada Mas Ginda, tolong dibantu agar bisa mendapatkan akses lapangan untuk latihan di Solo,”ungkap Anjasmara. (Ryn)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news