alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Sukoharjo Perpanjang Status KLB Covid hingga Akhir Tahun 2021

06 April 2021, 19: 56: 41 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi pemakaman warga di Kecamatan Nguter dengan protokol kesehatan.

Ilustrasi pemakaman warga di Kecamatan Nguter dengan protokol kesehatan. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Kabupaten Sukoharjo kembali memperpanjang status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19. Perpanjangan ke-10 ini lebih lama dari status KLB sebelumnya.

Perpanjangan KLB itu tertuang dalam SK Bupati Sukoharjo Nomor 440/162 Tahun 2021. Perpanjangan dilakukan dengan pertimbangan angka kejadian kasus positif Covid-19 yang masih menunjukkan peningkatan.

"Perpanjangan KLB kali ini terhitung mulai 1 April hingga 31 Desember 2021," kata Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Selasa (6/4).

Baca juga: BPKH Proyeksikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Naik

Dengan diperpanjangnya status KLB, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo segera mengambil langkah lanjutan penanganan untuk menekan kasus positif Covid-19. Masyarakat juga diimbau memberikan dukungan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Penegakan disiplin juga akan terus dilakukan," tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati menegaskan, pertimbangan masa KLB hingga akhir tahun karena pemulihan pandemi memerlukan waktu yang panjang. Sekaligus disesuaikan tahun anggaran, agar tidak mengubah-ubah anggaran. 

"Penanganan pandemi itu butuh waktu lama, disesuaikan tahun anggaran agar taka mengubah anggaran," ungkap Yunia.

Untuk informasi, tren penambahan kasus positif Covid-19 di Sukoharjo belum berhenti hingga saat ini. Tercatat hingga Senin (5/4), kasus positif Covid-19 di Sukoharjo secara akumulatif sudah mencapai 5.309 orang. Dari jumlah tersebut, 4.703 orang sembuh dan 368 orang meninggal dunia. 

Saat ini, masih terdapat 238 kasus positif Covid-19 aktif. Rinciannya, sebanyak 84 orang menjalani isolasi mandiri, empat orang isolasi terpusat, dan 150 orang rawat inap di rumah sakit. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news