alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Boyolali
icon featured
Boyolali

Pencari Rumput Temukan Bayi Perempuan Dibuang di Tepi Jalan Klego

06 April 2021, 20: 17: 29 WIB | editor : Perdana

Kondisi bayi perempuan yang ditemukan di tepi jalan Kecamatan Klego dalam kondisi sehat.

Kondisi bayi perempuan yang ditemukan di tepi jalan Kecamatan Klego dalam kondisi sehat. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI - Biasanya, setiap bayi lahir disambut dengan suka cita oleh orang tua dan keluarga. Namun, nasib malang justru dialami sesosok bayi perempuan ini.

Bayi yang baru dilahirkan ini malah dibuang di pinggir jalan Karanggede-Gemolong, Selasa (6/4). Beruntung, bayi yang dibungkus rapi dengan kain bedong tersebut ditemukan warga dengan keadaan sehat.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond melalui KBO Sat Reskrim Iptu Wikan S. K, mengungkapkan, bayi malang itu kali pertama ditemukan Purwanto, 45, warga Dusun Pelemrejo, Desa Banyu Urip, Kecamatan Klego. 

Baca juga: SETARA Sebut Diskriminasi Berkedok Agama Kian Merajalela saat Pandemi

Saat itu, Purwanto tengah perjalanan pulang dari mencari rumput. Saat sampai di Dusun Ngijo RT 001 RW 001, Desa Banyu Urip, Kecamatan Klego, dia melihat ada tumpukan kain yang bergerak-gerak di bawah fondasi sebeleh timur rumah mebel milik Parman. 

“Saat itu Purwanto tidak berani mendekati kain itu karena takut,” kata Wikan, menirukan keterangan Purwanto.

Purwanto pun langsung lari mendatangi rumah Ali Anwar, yang tak jauh dari lokasi tersebut. Keduanya kemudian bergegas mendatangi lokasi untuk memastikan benda apa yang ada di tumpukan kain itu.

“ Setelah dicek, ternyata ada seorang bayi yang sehat dan terbungkus kain bedong,” ujarnya.

Merasa kasihan, Ali langsung membopong bayi itu dan membawanya ke rumah bidan Ernawati Kusumastuti, yang juga tak jauh dari lokasi tersebut. Tak ingin terjadi sesuatu, sang bidan juga langsung melaporkan penemuan bayi tersebut ke Mapolsek Klego.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bayi berjenis kelamin perempuan ini diduga sudah berumur 2 hari. Bayi memiliki berat badan 2,7 kilogram dengan tinggi 47 sentimeter.  

Selain tak ditemukan adanya kelainan, tali pusat bayi itu juga telah terpotong rapi dan sudah terjahit. “ Sudah diperiksa Bu bidan. Bayi juga dalam kondisi sehat, memiliki lingkar kepala 33 sentimeter,” terang Wikan.

Untuk mengungkap kasus pembuangan bayi tersebut, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Saksi terkait penemuan bayi ini sudah dimintai keterangan. 

Diduga kuat bayi ini hasil hubungan gelap, sehingga orang tua bayi membuang bayinya dalam keadaan hidup. Dengan harapan ada orang yang menemukan dan merawatnya. 

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” pungkas Wikan. (wid/ria)

 

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news