alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Vaksinasi untuk Perhotelan di Kota Solo Menjadi Harapan Pasca Lebaran

07 April 2021, 12: 08: 12 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

ENGGAN MENYERAH: Fashion show yang digelar secara daring di The Sunan Hotel Solo belum lama ini. Beragam cara dilakukan untuk menyiasati pandemi.

ENGGAN MENYERAH: Fashion show yang digelar secara daring di The Sunan Hotel Solo belum lama ini. Beragam cara dilakukan untuk menyiasati pandemi. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Bisnis perhotelan diprediksi mulai bangkit setelah Lebaran, sehingga pada akhir tahun sudah mulai terlihat pergerakannya membaik. Hal itu menyusul program vaksinasi yang telah menyasar pelaku pariwisata. Termasuk perhotelan.

“Kalau saya optimistis habis lebaran tone semakin baik. Paling tidak Oktober-lah kebangkitannya. Proyeksi saya habis Lebaran situasinya mulai membaik," ungkap General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari, Selasa (6/4).

Retno menyebut beberapa pelaku perhotelan sudah menjalani vaksinasi. Meskipun belum merata ke seluruh karyawan hotel di Kota Bengawan. 

Baca juga: Tim Verifikasi Datangi Bangunan Terdampak Rel Layang Palang Joglo

"Vaksinasi ini adalah game changer dari situasi pandemi. Di mana kepercayaan diri kami melayani tamu sebagai pelaku pariwisata semakin meningkat. Masyarakat yang akan berkunjung juga semakin yakin. Apalagi sudah ada sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety & environment sustainability) untuk semua hotel dan restoran. Ini sinyal bagus untuk orang-orang wisata ke Solo," beber dia. 

Agar booming pariwisata lebih cepat terjadi, lanjut Retno, maka momen ini harus di-manage dengan baik. Adanya gebrakan wali kota Surakarta untuk menggerakkan ekonomi harus diimbangi dengan kesiapan hotel dan restoran melalui sertifikasi CHSE, sehingga masyarakat sudah tidak lagi ragu-ragu untuk berwisata. Tentu dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. 

"Bisnis perhotelan harus menangkap momentum ini. Kemarin ada Piala Menpora, Hari Penyiaran Nasional juga diselenggarakan di Solo. Itu kan menggerakkan ekonomi. Aturan pemerintah yang dibuat juga disinergikan pemulihan  ekonomi. Kami harus menyiapkan diri secara produk, yaitu lewat CHSE. Hotel di restoran di Solo semua sudah dapat sertifikasi ini. CHSE adalah salah satu panduan standar penerapan prokes," jelasnya.

Retno menambahkan, tren okupansi hotel saat ini terus naik. Traffic-nya cukup signifikan. Kendati belum kembali normal. "Ditambah dengan vaksinasi masif di kota Solo. Semoga ini menjadi kepercayaan publik untuk kembali berwisata ke Solo. Harapannya, bisnis dapat segera recovery," pungkasnya. (aya/wa)

(rs/aya/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news