alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Okupansi Kamar Hotel Bintang di Solo Alami Kenaikan

07 April 2021, 12: 49: 38 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

TREN POSITIF: Okupansi hotel bintang di bulan Februari mengalami kenaikan.

TREN POSITIF: Okupansi hotel bintang di bulan Februari mengalami kenaikan. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO  -  Perkembangan pariwisata di Kota Solo pada bulan Februari cenderung positif. Ini terlihat dari tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang yang mengalami kenaikan. Demikian pula dengan jumlah penumpang pesawat terbang yang juga mengalami kenaikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta menunjukkan TPK hotel bintang di Kota Solo pada bulan Februari 2021 secara rata-rata tercatat sebesar 28,34 persen. Angka tersebut secara keseluruhan mengalami kenaikan 5,14 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 23,20 persen. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo, Totok Tavirijanto menjelaskan TPK tertinggi ada di hotel bintang 4+ dan TPK terendah pada hotel bintang 3. “Kenaikan TPK yang cukup signifikan terjadi pada klasifikasi hotel bintang 4+ yang naik 8,37 di angka 32,53 persen. hotel bintang 3 hanya mencapai angka 22,10 persen,” jelasnya. 

Baca juga: Baca Potensi dengan Neraca Bahan Makanan

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2020, TPK hotel bintang pada Februari 2021 secara rata-rata turun 25,98 poin. Untuk diketahui, di bulan Februari tahun 2020 belum terjadi pandemi Covid-19 di Indonesia, termasuk di Kota Solo. 

Kemudian untuk data Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu asing dan domestik di hotel bintang pada Februari 2021 mencapai 1,33 malam, hasil ini naik 0,02 poin dibanding Januari 2021 yang hanya 1,31 malam.  “RLM  tamu hotel bintang terlama di hotel bintang 4+ yaitu 1,52 malam. Sedangkan RLM terendah terjadi pada hotel bintang 1, yaitu 1,18 malam,” katanya. 

Totok Tavirijanto menambahkan RLM tamu asing di hotel bintang pada Februari 2021 naik 0,43 poin yaitu 1,84 malam dibanding Januari 2021 yaitu 1,41 malam. RLM tertinggi tamu asing ada pada hotel bintang 4+ yaitu 1,90 malam dan terendah di hotel bintang 2 yaitu 1,36 malam. 

“Untuk data tamu domestik, RLM di Februari 2021 naik 0,01 poin yaitu 1,32 malam dibanding Januari 2021 yaitu 1,31 malam. RLM tamu domestik tertinggi juga ada di hotel bintang 4+ yaitu 1,52 malam,”ujarnya.

Sedangkan jumlah penumpang pesawat udara komersial yang datang melalui bandara Adi Sumarmo pada Februari 2021 mencapai 10.780 orang. Jumlah tersebut merupakan penumpang penerbangan domestik.

“Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 2,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yang tercatat berjumlah 10.539 orang," imbuhnya.

Sedangkan penumpang yang berangkat dari bandara Adi Sumarmo berjumlah 10.457 orang, seluruhnya penumpang penerbangan domestik. Angka itu mengalami penurunan 26,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yang tercatat 14.225 orang. (aya/dam)

(rs/aya/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news