alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Nekat Nonton TV saat Hujan, Rumah Warga Sragen Tersambar Petir

07 April 2021, 19: 33: 20 WIB | editor : Perdana

Barang-barang di rumah Danang Danarko yang rusak tersambar petir, Rabu (7/4).

Barang-barang di rumah Danang Danarko yang rusak tersambar petir, Rabu (7/4). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN - Akibat menonton televisi saat hujan deras dan petir, nasib naas dialami Danang Danarko, 50, warga Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Sragen Kota. Antena televisinya tersambar petir, yang membuat rumahnya nyaris terbakar dan tubuhnya mengalami luka bakar.  

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, saat Danang sedang asyik nonton televisi bersama sang anak, Rabu (7/4) sekitar pukul 12.30,  tiba-tiba petir menyambar antena di atap rumahnya. Akibat sambaran petir itu, tubuh Danang mengalami luka bakar.

Selain itu, korban menderita kerugian yang diperkirakaan mencapai belasan juta rupiah. Beberapa barang milik Danang terbakar.  Di antaranya atap rumah, antena,  televisi, bufet, dan kasur lantai. 

Baca juga: JNE Raih Gold Champion of Indonesia di WOW Brand Festive Day 2021

Babinsa Kelurahan Karang tengah Kodim 0725/Sragen Serma Harun Yulianto membenarkan kejadian petir menyambar salah satu rumah warga di wilayahnya. "Benar ada petir menyambar, untung tidak ada korban jiwa. Kejadian  pada saat hujan gerimis," terang Harun. 

Dia menjelaskan, korban tengah menyalakan televisi saat gerimis.  Televisi model lawas itu tidaka dilengkapi remote control. Ketika Danang hendak mengganti saluran televisi dengan tangan, tiba-tiba petir menyambar.  

"Antena televisi sampai ambyar, genting rusak, dan kasur terbakar," kata Harun.

Tidak sampai ada korban meninggal dunia. Tetapi, kata Harun, korban mengalami luka akibat terkena serpihan kaca bufet dan tertimpa televisi. “Korban yang memencet TV sampai tertimpa TV. Selain itu, juga terkena serpihan kaca bufet. Sempat kesetrum, tapi kabel bisa langsung tercabut, tidak sampai luka bakar parah," jelasnya. 

Suara petir yang cukup keras itu juga sempat mengundang perhatian warga.  "Warga juga langsung berdatangan ke rumah korban. Saat ini, korban ada di rumah, hanya luka," ujar Harun.

Sementara itu, Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi menyampaikan, sesuai pengecekan personel polsek di rumah yang tersambar petir,  terdapat kerusakan berupa atap genting berhamburan,  lemari bufet rusak,TV dan antena terbakar. "Tidak ada korban jiwa," ucap Mashadi. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news