alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Kecelakaan Karambol di Sumber, 4 Kendaraan Ringsek

07 April 2021, 22: 44: 00 WIB | editor : Perdana

Honda Jazz nopol AD 1733 HA tersangkut median jalan setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Rabu (7/4).

Honda Jazz nopol AD 1733 HA tersangkut median jalan setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Rabu (7/4). (ANTONIUS CHRISTIAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Ki Mangun Sarkoro, tepatnya di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta, Rabu (7/4). Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut. Namun, empat kendaraan remuk. 

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, kecelakaan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Empat mobil ringsek memenuhi badan jalan dan segera ditepikan ke bahu jalan. 

Kejadian bermula saat Bayu Wilopo, pengemudi Honda Jazz nopol AD 1733 HA melintas dari arah timur ke barat. Di kantor Kemenag Surakarta, dia berniat putar balik. "Tiba-tiba saya ditabrak dari belakang. Saya terasa dua kali (benturan)," tuturnya. 

Baca juga: PS Sleman Kalahkan Persebaya di Laga Terakhir Fase Grup Piala Menpora

Kasubnit II Laka Satlantas Polresta Surakarta Iptu Suharto menerangkan, di belakang Honda Jazz melaju Toyota Calya nopol AD 1077 F yang dikemudikan Wahyu Hendarko, disusul Isuzu Panther nopol AS 8639 AT disopiri Cahya Setiawan. 

Dari arah belakang, melaju truk boks Hino nopol B 9523 KXR yang dikemudikan Wantoro. “Pengemudi truk diduga tidak memperhatikan jalan di depannya. Kemudian menabrak mobil Panther, lalu Panther  menabrak Calya, dan Calya menabrak Jazz hingga menyebabkan tersangkut di median jalan," papar Suharto mewakili Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Adhytiawarman Gautama Putra.

Benturan keras menyebabkan empat kendaraan ringsek. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian materi diperkirakan Rp 5 juta.

Untuk kepentingan penyelidikan, semua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di unit lakalantas Satlantas Polresta Surakarta. Pengemudinya dimintai keterangan. 

"Apabila pihak yang terlibat kecelakaan ingin menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan, lewat mediasi, itu nanti terserah mereka," pungkas Suharto. (atn/wa/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news