alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Ahok Mendadak Temui Gibran di Loji Gandrung, Ini yang Dibahas

07 April 2021, 22: 56: 29 WIB | editor : Perdana

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat bertemu dengan Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas wali kota Surakarta Loji Gandrung, Rabu (7/4) malam.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat bertemu dengan Gibran Rakabuming Raka di rumah dinas wali kota Surakarta Loji Gandrung, Rabu (7/4) malam. (ANTARA)

Share this      

RADARSOLO.COM - Mantan gubernur DKI Jakarta yang saat ini menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyambangi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Rabu (7/4) malam. Dalam pertemuan di rumah dinas wali kota Loji Gandrung, keduanya membahas tentang penghijauan Kota Solo.

"Sebetulnya saya lagi mau kunjungan kerja ke Cepu. Karena masih pagi jalan, saya nginep di Solo. Kontak Pak wali kota, ada waktu nggak, saya mau mampir," kata Ahok di sela-sela kunjungan.

Diakui dia, tidak banyak pembahasan penting yang dibicarakan mereka. Meski demikian, BTP sempat memberikan masukan terkait penghijauan di Kota Solo.

Baca juga: Kaesang Blak-blakan Ungkap Alasan Beli Persis, Sempat Tanya Jokowi

"Saya kira Pak wali sudah sangat baik. Saya lihat sudah ngurusin pendidikan, kesehatan, rumah sakit. Tinggal taman mestinya lebih hijau, kita lihatlah Pertamina juga mendukung masalah penghijauan," papar Ahok.

Lebih lanjut diungkapkan dia, salah satu program pertanggungjawaban sosial perusahaan yang dilakukan PT Pertamina (Persero) adalah Pertamina Hijau.

"Sebetulnya ada Pertamina Sehat, ada Pertamina Hijau, ada Pertamina Berdikari itu untuk UMKM. Namun, untuk Pertamina Hijau, Mas Gibran bisa sesuai program itu," katanya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga sempat membahas mengenai bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang masih dikonsumsi sebagian masyarakat.

"Dulu di DKI sudah saya hapus, tetapi memang di beberapa daerah masih membutuhkan. Makanya, kita lagi bikin program langit biru untuk mengajak masyarakat, mendidik supaya meninggalkan premium karena secara kualitas kan kurang baik," terang dia.

Terkait hal itu, komisaris utama PT Pertamina itu pun mendorong masyarakat untuk beralih ke BBM jenis pertalite atau pertamax. Karena selain kualitasnya yang lebih baik, banyak kendaraan saat ini dirancang bukan untuk premium.

"Tetapi secara kebutuhan ekonomi memang rakyat masih membutuhkan premium, makanya ini bertahap. Di Jawa Tengah sedikit sekali yang pakai premium. Masyarakat makin sadar dari sisi lingkungan dan sisi ekonomis memang lebih baik pertamax," ujar dia.

Disinggung mengenai sampai kapan penggunaan premium berlangsung, pihaknya mengikuti arahan dari kementerian."Saya nggak tahu, itu menteri. Kalau kita cuma menjalankan saja," kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Gibran mengatakan Ahok salah satu tokoh politik idolanya. "Ini cuma makan malam, tadi banyak bicara masalah leadership. Beliau kan termasuk orang yang saya idolakan. Tegas, cakcek," papar Gibran.

Mengenai masukan dari Ahok terkait dengan penghijauan, wali kota Solo itu menyambut baik. "Ya tadi banyak masukan untuk ruang terbuka hijau ini perlu ditambahi lagi," pungkas Gibran. (Antara)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news