alexametrics
Sabtu, 17 Apr 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Rutan Klas IA Solo Digeledah: Temukan HP & Senjata Tajam Milik Napi

08 April 2021, 05: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Petugas menyisir kamar tahanan Rutan Klas IA Surakarta, Selasa malam (7/4).

Petugas menyisir kamar tahanan Rutan Klas IA Surakarta, Selasa malam (7/4). (ISTIMEWA)

Share this      

SOLO – Pemeriksaan superketat di Rumah Tahanan Klas IA Surakarta belum menghentikan penyelundupan barang terlarang ke dalam kamar warga binaan. Hasil razia personel gabungan, Selasa malam (7/4), masih ditemukan handphone (HP). 

Razia tersebut menindaklanjuti surat perintah Dirjen Pemasyarakatan yang diteruskan ke kanwil dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57.

Penggeledahan dilakukan unsur TNI/Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta, dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) sekitar pukul 20.30. Diawali dengan menyisir blok C kamar 1 dan blok D kamar 9. Hasilnya ditemukan dua buah HP, charger HP, MP3, korek api, kabel, hingga senjata tajam. 

Baca juga: Menpan-RB Tjahjo Kumolo Terbitkan SE Larangan Mudik bagi ASN

"Kami masih menelusuri pemilik handphone, kemudian bagaimana bisa masuk (dalam kamar tahanan). HP ini disembunyikan di plafon kamar tahanan. Saat pengeledahan, semua warga binaan kami keluarkan di halaman blok. Saat ditanya, mereka tidak ada yang mengaku menyembunyikan HP,” urai Kepala Rutan Klas IA Surakarta Urip Dharma Yoga. 

Dengan temuan itu, kata Urip, pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan dan lebih selektif saat pemeriksaan orang dan barang. Barang bukti tersebut diserahkan ke pihak kepolisian untuk pengembangan kasus. 

Apakah saat razia dilakukan tes urine? Urip menuturkan tidak. “Kebetulan dari BNN Kota Surakarta tidak membawa alatnya. Alat tes kami juga habis dan masih menunggu kiriman dari kanwil,” terangnya. 

Kepala BNN Kota Surakarta AKBP Triatmo Hamardiyono menjelaskan, penggeledahan kamar tahanan merupakan bentuk komitmen pemberantasan peredaran narkoba. 

"Ini perlu dilakukan secara rutin. Mengubah pola-pola tertentu, karena mereka (warga binaan) tentunya juga mempelajari pola yang diterapkan," ungkapnya. (atn/wa/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news