alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Cek Produktivitas Siswa, SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo Sebar Kuisioner

08 April 2021, 09: 50: 50 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

PRODUKTIF: Webinar pengembangan diri dan kreativitas siswa di salah satu SMA swasta di Sukoharjo, Rabu (7/4).

PRODUKTIF: Webinar pengembangan diri dan kreativitas siswa di salah satu SMA swasta di Sukoharjo, Rabu (7/4). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dikhawatirkan berimbas pada penurunan produktivitas siswa. Karena pengawasan diserahkan pada orang tua di rumah. Sedangkan guru sebatas menyampaikan materi dan memantau secara daring. Solusinya, sekolah wajib memantau produktivitas siswa selama pandemi Covid-19. 

Ketua Umum Majelis Permusyawarahan Siswa (MPS) SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo Syahrul Fajri mengatakan, keresahan tersebut mendorong untuk penelitian tingkat produktifitas siswa. Dilakukan dengan menyebar kuisioner dan wawancara kualitatif. Dan dilakukan secara daring. 

“Tujuannya adalah, mengetahui hambatan siswa selama proses menjadi pribadi yang produktif. Serta menemukan solusi agar siswa menjadi pribadi produktif. Ada banyak siswa yang bisa produktif selama pandemi. Tetapi tidak sedikit juga yang kewalahan memanajemen waktu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (7/4).

Baca juga: Warga Terdampak Proyek Rel Layang Tuntut Ganti Rugi Lebih Manusiawi

Syahrul menjelaskan, penelitian ini mengusung konsep positive deviance. Sebuah penelitian terhadap penyimpangan yang terjadi dalam suatu komunitas. Cirinya, seseorang berperilaku tidak biasa. Namun, dapat menemukan solusi atas masalah yang kebanyakan dialami dalam komunitas tersebut.

“Hasil yang kami dapatkan dari penelitian, berupa rekomendasi hal-hal produktif yang bisa siswa dilakukan selama di rumah. Seperti one week one book, 7 days challenge, quality time dengan keluarga, dan masih banyak lagi. Selanjutnya, hasil dari program ini akan kami sampaikan ke wali siswa saat pengambilan laporan hasil belajar siswa (LHBS). Kami berharap positive deviance bisa jadi solusi agar siswa gunakan waktunya dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, sekolah juga menggelar webminar motivasi kepada siswa. Menyasar pengembangan diri dan kreativitas selama pandemi. Ketua Bina Pribadi Islam (BPI) SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo Afif Hasbi Bustomi menjelaskan, sekolah merupakan media dan wadah untuk memenuhi kebutuhan siswa. Terutama dalam pengembangan diri dan kreativitas. Webinar dibagi tiga sesi sesuai jenjang kelas masing-masing. 

“Kelas IX kami beri motivasi melanjutkan kuliah. Kelas XI lebih ditekankan pada manajemen diri. Dan kelas X, diajak menentukan visi dan misi diri serta membumikan hati,” urainya. (rgl/fer)

(rs/rgl/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news