alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Solo Giatkan Digitalisasi Transaksi Pemerintah

08 April 2021, 10: 23: 32 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

DIGITALISASI TRANSAKSI: Launching e-retribusi virtual account pedagang pasar Klewer timur.

DIGITALISASI TRANSAKSI: Launching e-retribusi virtual account pedagang pasar Klewer timur. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO -  Bank Indonesia Solo terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Kota Bengawan dan sekitarnya melalui tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) guna mendukung digitalisasi transaksi pemerintah. Baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran. Harapannya akan berdampak pada meningkatnya potensi penerimaan daerah (PAD).

“Terlebih masih meluasnya pandemi Covid-19 menjadi salah satu momentum pendorong urgensi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETP). Untuk memberikan fasilitasi alternatif pembayaran nontunai yang tentunya lebih cepat, mudah, murah, aman, dan andal," beber Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Nugroho Joko Prastowo, Rabu (7/4).

TP2DD adalah wadah penguatan koordinasi dan harmonisasi kebijakan dalam rangka mempercepat dan memperluas kegiatan ETP dengan cakupan transaksi pemerintah government to government (G2G), industri (government to business/G2B), dan pengguna masyarakat (government to citizen/G2C).

Baca juga: Cek Produktivitas Siswa, SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo Sebar Kuisioner

"TP2DD bertugas mendorong akselerasi digitalisasi di daerah, khususnya sektor ekonomi dan keuangan. Maka dengan terbentuknya TP2DD, upaya implementasi ETP di daerah yang telah berjalan dapat menjadi lebih baik dalam percepatan dan perluasannya, serta dapat terkoordinisasi dan terdokumentasi dengan baik," ungkapnya. 

Nugroho menyebut, saat ini sudah terbentuk 110 TP2DD, baik di tingkat pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia, sedangkan TP2DD yang telah terbentuk di wilayah Solo dan sekitarnya antara lain Sragen, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, dan Wonogiri. 

"Pengukuhan TP2DD Kabupaten Sragen dilaksanakan setelah acara pembukaan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021, Senin (5/4) lalu. Sampai saat ini, sejumlah kebijakan ETP telah diimplementasikan di Sragen. Antara lain elektronifikasi sembilan pajak daerah, e-retribusi pasar tradisional di Pasar Bunder dan Pasar Sragen, e-SPBU untuk semua kendaraan dinas OPD (organisasi perangkat daerah), sistem keuangan daerah (SisKEuDes) menggunakan transaksi nontunai, dan pembayaran pajak daerah," pungkasnya. (aya/wa)

(rs/aya/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news