alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Terpantau ETLE, Satlantas Surakarta Amankan Mobil Bodong

08 April 2021, 12: 17: 13 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

DIAMANKAN: Petugas Satlantas Polresta Surakarta memeriksa pemilik mobil  Calya warna hitam dengan nopol AD 8693 AS. Mobil tersebut diduga mobil bodong.

DIAMANKAN: Petugas Satlantas Polresta Surakarta memeriksa pemilik mobil Calya warna hitam dengan nopol AD 8693 AS. Mobil tersebut diduga mobil bodong. (SATLANTAS SURAKARTA FOR RASO)

Share this      

SOLO - Berkat program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sebuah mobil diduga bodong diamankan jajaran Satlantas Polresta Surakarta. Kasus ini sendiri dilimpahkan ke jajaran Satreskrim Polresta Surakarta.

Kasatlantas Polresta Kompol Adhytiawarman Gautama Putra menuturkan kasus ini terungkap saat petugas piket ruang operator ETLE melihat ada pengendara mobil yang terpotret melakukan pelanggaran berkendara dengan tidak menggunakan sabuk pengaman. Dari hasil pantauan tersebut, terpotret mobil jenis Calya warna hitam dengan nopol AD 8693 AS.

"Dia tertangkap kamera yang kita pasang di simpang empat Kerten. Kemudian sistem membaca mobil tersebut, dan diketahui bahwa pemilik mobil adalah Enggung Marwoto warga Munggung RT 01 RW 03 Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari. Surat tilang kemudian kita kirim ke rumah yang bersangkutan via pos," katanya.

Baca juga: Pemdes Sidomulyo Kembangkan UMKM Kue Cucur dan Roti Gimbal

Sepekan kemudian pemilik langsung datang ke gedung Satlantas Polresta Surakarta untuk melakukan klarifikasi. Dari hasil pengakuan, Enggung merasa tidak melintas disimpang empat kerten pada hari tersebut. "Dia juga mengatakan orang yang terpotret dialam mobil bukan dirinya dan bukan anggota keluarganya," ujar Kasatlantas.

Adhytiawarman menambahkan, berdasarkan klarifikasi tersebut, anggota langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kasatlantas. Selanjutnya berdasarkan analisis tim Satlantas, ada kesimpulan awal ada penggunaan plat nomor ganda. "Dari kesimpulan ini, saya sebarkan info kepada anggota untuk memantau apabila ada mobil dengan Plat AD 8693 AS untuk dihentikan," imbuhnya.

Dan benar saja, saat salah seorang anggota melakukan patroli, terdapat mobil dengan plat tersebut melintas diruas jalan trasito, anggota tersebut langsung membuntuti mobil yang diduga menggunakan plat palsu tersebut dari belakang. Kendaraan sendiri berhasil dihentikan petugas diruas jalan Bhayangkara, tepatnya didepan depan Stadion Sriwedari.

Entah suatu kebetulan atau tidak, mobil tersebut sama-sama bermerek Calya warna hitam. Pengemudi yang diketahui bernama Sutrisno, warga Makam Haji ini dibawa ke gedung satlantas untuk pemeriksaan lebih lanjut 

"Kemudian kita melakukan pemeriksaan terhadap nomor rangka dan mesin mobil tersebut. Ternyata seharusnya plat nomor mobil tersebut AD 8693 US. Kita semakin curiga karena tulisan di STNK seperti diganti dan pengemudi tersebut tidak mampu menunjukkan BPKB mobil," papar Kasatlants.

Kasus ini sendiri dilimpahkan oleh pihak yang Satreskrim untuk memperdalam pengusutan asal mula mobil tersebut. Dari hasil pendalaman sementara oleh pihak Satlantas, lanjut Adhytiawarman, kalau mobil tersebut dibeli Sutrisno dari temannya tanpa BPKB alias bodong. (atn/dam)

(rs/atn/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news