alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Tetapkan Awal Ramadan, Kemenag Akan Pantau Hilal dari 86 Lokasi

08 April 2021, 21: 33: 37 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi pemantauan hilal

Ilustrasi pemantauan hilal (ANTARA)

Share this      

RADARSOLO.COM - Kementerian Agama menyiapkan 86 lokasi di 34 provinsi untuk memantau posisi bulan sabit atau hilal guna menetapkan awal bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan, pemantauan hilal akan dilakukan pada 12 April 2021 di 86 lokasi. Lokasi pemantauan hilal, paling banyak ada di Jawa Timur (25 lokasi), disusul Jawa Barat (delapan lokasi).

Kamaruddin menjelaskan, hasil pengamatan hilal atau rukyat hilal dan data hisab posisi hilal awal Ramadan akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk menentukan awal bulan Ramadan.

Baca juga: Kemenhub Ancam Sanksi Penerbangan yang Langgar Larangan Mudik Lebaran

"Isbat awal Ramadan dilaksanakan 12 April, bertepatan 29 Syakban 1442 H. Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama," kata Kamarudin dalam siaran pers, Kamis (8/4).

Sidang isbat tahun ini dilaksanakan secara daring dan luring. Sidang akan dihadiri oleh perwakilan Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Badan Informasi Geospasial, Bosscha Institut Teknologi Bandung, Planetarium, pejabat Kementerian Agama, serta Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

Ahli falak dari organisasi Islam serta perwakilan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Al Washliyah juga dijadwalkan menghadiri sidang isbat.

"Ada 29 duta besar negara sahabat yang diundang. Kami berharap ada di antara mereka yang bisa hadir secara langsung dalam proses sidang," papar Kamaruddin. (Antara)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news