alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Luncurkan Kartu Multi Trip KRL Solo-Jogja Edisi Solo, hanya Rp 30 Ribu

08 April 2021, 21: 56: 27 WIB | editor : Perdana

Kartu multi trip KRL edisi khusus Solo yang didesain secara elegan dan diluncurkan, Kamis (8/4). Kartu ini dijual Rp 30 ribu dan sudah terisi saldo Rp 10 ribu.

Kartu multi trip KRL edisi khusus Solo yang didesain secara elegan dan diluncurkan, Kamis (8/4). Kartu ini dijual Rp 30 ribu dan sudah terisi saldo Rp 10 ribu. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter meluncurkan kartu multi trip (KMT) kereta rel listrik (KRL) Solo-Jogja edisi khusus Solo di skybridge Stasiun Solo Balapan, Kamis (8/4). Ini adalah KMT edisi khusus kedua setelah pada Oktober 2020 diluncurkan KMT edisi khusus Jogjakarta.

Hadir pada kegiatan tersebut Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bersama EVP Daop 6 Jogjakarta KAI Asdo Atrivianto dan Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari.

“Launching KMT edisi Solo ini luar biasa. Bisa memudahkan penumpang naik KRL. Apalagi sekarang serba-cashless, tinggal tap and go. Harapannya, peluncuran KMT edisi Solo ini bisa mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Kami tidak akan mempersulit mobilitas warga karena untuk memulihkan ekonomi. Asalkan protokol kesehatan dijaga,” ujar Gibran.

Baca juga: Disdikbud Boyolali Usul Ujian Sekolah Jenjang SMP lewat Tatap Muka

Setelah peluncuran KMT, Gibran bersama jajaran KAI dan KAI Commuter menjajal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Solo Balapan menuju Stasiun Purwosari. Gibran mengimbau kepada warga Solo untuk memanfaatkan moda transportasi ramah lingkungan ini dalam mobilitas sehari-hari.

“Keretanya bersih, dingin, dan cepat. Perjalanan Solo-Jogja hanya menempuh 68 menit. Juga ramah lingkungan karena menggunakan listrik,” sambungnya.

Direktur Utama KAI Commuter Mukti Jauhari mengatakan, antusiasme masyarakat Kota Bengawan menjadi alasan diluncurkannya KMT edisi khusus Solo. Sebanyak 1.000 KMT edisi khusus Solo disiapkan dan resmi dijual mulai Kamis (8/4), di seluruh stasiun yang dilintasi KRL Solo-Jogja.

“Harganya Rp 30 ribu, sudah termasuk saldo Rp 10 ribu. KMT edisi khusus ini menggunakan unsur landmark Kota Solo, dengan mengangkat suasana lokal yang penuh makna. Pilihan warna merepresentasikan dua unsur sejarah yang tak lepas dari Kota Surakarta, yaitu warna biru mewakili Keraton Kasunanan Surakarta dan warna hijau-kuning mewakili Keraton Mangkunegaran Surakarta,” papar Mukti.

Dia menyebut hadirnya KRL membawa sejumlah perubahan dalam budaya angkutan perkotaan di wilayah Solo, Jogjakarta, dan sekitarnya. Salah satunya dengan bertransaksi nontunai menggunakan KMT atau kartu uang elektronik ini.

“Saat ini telah tersedia layanan cek saldo KMT langsung dalam genggaman para pengguna dengan memanfaatkan aplikasi KRL access dan ponsel dengan teknologi NFC. Selanjutnya, tentu kami kembangkan fitur-fitur baru, misalnya pengisian saldo KMT cukup melalui ponsel,” jelasnya.

Diketahui, KRL Solo-Jogja resmi beroperasi 10 Februari lalu dan menjadi salah satu transportasi pilihan masyarakat Kota Solo, Klaten, Jogjakarta, dan sekitarnya.

KAI Commuter mengoperasikan 22 perjalanan KRL pada hari kerja. Sementara pada akhir pekan ditambah menjadi 24 perjalanan.

“Sepanjang Februari 2021, kami mencatat rata-rata penumpang KRL Solo-Jogja per hari sejumlah 4.809 orang, sedangkan sepanjang Maret 2021 lalu rata-rata pengguna per hari mencapai 6.328 orang atau bertambah 31,5 persen. Jumlah pengguna terbesar yang pernah dilayani KRL Solo-Jogja adalah 10.535 penumpang dalam satu hari pada 4 April 2021 lalu. Melihat tren pengguna yang terus meningkat, kami tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat,” tandas Mukti. (aya/wa/ria)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news