alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Fransisca Angelia Cinta, Pelukis Remaja yang Aktif Ikuti Pameran

Setahun Buat 25 Karya

14 April 2021, 10: 51: 20 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

MENIKMATI PROSES: Angel berpose dengan latar karya lukisannya di pameran TBTJ.

MENIKMATI PROSES: Angel berpose dengan latar karya lukisannya di pameran TBTJ. (CITRA AYU/RADAR SOLO)

Share this      

MELUKIS sudah menjadi bagian hobi dari Fransisca Angelia Cinta. Selama setahun terakhir, di tengah pandemi sudah 25 karya lukis dihasilkan.

RAGIL LISTIYO, Solo, Radar Solo

Sebuah lukisan perempuan membawa panah terpajang cantik di Pameran Kartini di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT). Ya, lukisan Srikandi ini dipamerkan bersama puluhan karya lain yang bertemakan perempuan tangguh.

Baca juga: Cari Peruntungan di Persis Solo, Eks Penggawa Timnas U-19 Merapat

Untuk menyelesaikan lukisan ini, perempuan yang akrab disapa Angel ini butuh waktu sebulan. Masih banyak karya gadis 14 tahun ini dalam beragam tema.         

“Saya mulai menyukai lukis kanvas sejak kelas VIII ini. Awalnya, saya hanya menggambar di media kertas. Lalu saya mengatakan pada ibu, ingin mencoba dimedia kanvas. Dan ternyata menyenangkan,” ujar Angel saat ditemui di lokasi pameran, Senin (12/4). 

Hobinya ini mendapat dukungan dari sang ibu, Lidya. Bakatnya ini sudah terlihat sejak kecil. Angel memilih dibelikan buku gambar dan pensil warna dibandingkan mainan. Dan ibunya, dengan senang hati membelikan. Tak hanya di media kertas atau kanvas, Angel juga bisa menggambar mural. 

Pandemi Covid-19 ini justru memberikan berkah tersendiri. Selepas pembelajaran jarak jauh (PJJ) sekitar pukul 12.00, Angel memanfaatkan waktu untuk melukis. Meluapkan kejenuhan dan kebosanan dengan menjadikannya karya. Kadang, jika sedang semangat, Angel kuat melukis hingga tengah malam. 

“Karena ide menggambar itu muncul kapan saja. Sejak saya mulai ikut pameran pertama, ada motivasi tersendiri untuk menekuni seni lukis. Jadi berjam-jam didepan kanvas itu gak terasa,” ungkapnya. 

Berkutat dengan cat warna, kuas dan kanvas sudah jadi keseharian. Dia juga mulai bereksperimen. Membuat media lukis dari cangkang telur yang dibuatnya sendiri. Limbah cangkang telur yang sudah dicuci bersih lantas dijemur. Selepas kering ditempelkannya pada lembaran tripleks. Menjadikannya kanvas yang cukup menantang untuk dilukis. 

Tak hanya itu, Angel juga memanfaatkan barang sekitar seperti plastik. Digunakannya sebagai pengganti kuas untuk meratakan pewartaan. Berkat kerja kerasnya, selama pandemi ini, Angel sudah mengikuti empat pameran lokal dan nasional. 

“Selama setahun pandemi ini saya sudah buat 25 karya lukis, yang saya kerjakan tiap selesai PJJ. Ada yang flora dan fauna, Gadis Bali dan lainnya. Dan menurut saya yang paling susah itu melukis Gadis Bali. Selain ukurannya lebih besar, lukisannya juga realis. Jadi lebih detail," katanya. 

Karya-karya Angel ini sudah diakui para pecinta lukisan. Buktinya, sepuluh karyanya sudah terjual ke Jakarta, Semarang maupun Solo. Bahkan satu lukisan dibanderol Rp 3 juta. Kini, modal melukisnya tak lagi meminta pada sang ibu. Dari hasil penjualan lukisannya, Angel bisa membeli alat lukis mandiri. Maupun membiayai akomodasi mengikuti pameran diberbagai tempat. 

“Saya berencana untuk tetap menekuni seni lukis. Agar tetap berkarya dan bisa dinikmati masyarakat luas. Ke depannya saya ingin menekuni lukisan realis semi dekoratif," terangnya. 

Sementara itu, sang ibu, Lidya mengaku bakat Angel sudah terlihat sejak dia berusia tiga tahun. Karena itu, selain memfasilitasi peralatan melukis, Lidya juga mencarikan guru les bagi Angel. Saat ini anaknya juga aktif dalam komunitas Bunga Rumput Surakarta. Beruntung, dukungan mengalir dari seniman-seniman tersebut. 

“Mulai melukis di kanvas karena pandemi ini. Apalagi tidak ada lomba dan kegiatan. Lalu saya nawarkan anak untuk melukis di kanvas dan posting karyanya di medsos. Ternyata banyak yang pesan. Dan anak ketagihan untuk menekuni dunia lukis. Makanya saya carikan guru lukis dan kebetulan ikut komunitas yang selelu memberikan support ke Angel,” katanya. (*/bun)

(rs/rgl/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news