alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Perangkat Desa Geruduk PTUN, Perjuangkan Masa Kerja hingga usia 65 th

14 April 2021, 12: 51: 04 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

SOLIDARITAS: Perangkat desa sepulang dari PTUN Semarang, Selasa (13/4)

SOLIDARITAS: Perangkat desa sepulang dari PTUN Semarang, Selasa (13/4) (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN - Puluhan perangkat desa menggeruduk Gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang Selasa (13/4). Langkah itu sebagai bentuk dukungan bagi sebagian perangkat desa yang memperjuangkan masa kerja hingga usia 65 tahun.

Perangkat desa menggugat lantaran sudah keluar surat keputusan dari kepala desa (Kades) bahwa Sekdes Jambanan Basino menyelesaikan masa tugasnya hingga usia 60 tahun. Mereka beranggapan sekdes tersebut diangkat sebelum 2000, seharusnya pensiun pada usia 65 tahun. Padahal pada 2018 lalu menjalani mutasi jabatan menjadi sekdes dari sebelumnya menjabat kaur.

Ketua Paguyuban Perangkat Desa (Praja) Sumanto menyampaikan, ada sekitar 60 perangkat desa dari 13 kecamatan di Kabupaten Sragen yang ikut hadir dan memberi dukungan. Mereka memberi dukungan pada gugatan yang dilayangkan Sekdes Jambanan, Basino yang memperjuangkan usia pensiun hingga 65 tahun.

Baca juga: Jalan di Kawasan Irung Petruk Sempat Terputus

"Hari ini tadi sidang yang kedua, agendanya pemeriksaan berkas dan sidangnya tertutup. Informasi yang kami terima dari pak Basino sebagai penggugat. ada upaya untuk perdamaian," ujarnya. 

Sumanto meminta agar perangkat desa yang diangkat sebelum 2000 tetap pensiun pada usia 65 tahun, meski sudah menjalani mutasi jabatan. Sedangkan mereka yang memang ditetapkan pensiun pada 60 tahun juga bukan masalah. Dukungan ini lantaran menjadi persoalan organisasi. Semua perangkat desa tentunya bersimpati.

"Ini menepis anggapan semua perangkat desa minta pensiun di usia 65, tapi kami menghormati dan perjuangkan hak yang mana mereka seharusnya pensiun di usia 65. Kenyataannya memang lebih banyak pensiun di usia 60 tahun juga tidak ada masalah," ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan pemerintah selama ini sudah berjalan sesuai aturan. Kriteria perangkat desa yang harus pensiun di usia 60 atau usia 65. Jika dilakukan pengajuan ke PTUN oleh perangkat desa, itu jadi jalan yang paling baik.

"Itu yang terbaik daripada selalu muncul tanda tanya. Nanti kalau kami jelaskan berdasar aturan hukum yang ada, mereka tidak puas karena punya persepsi sendiri. Jadi biar mereka lebih paham sesuai hasil putusan PTUN nanti. Apapun hasilnya pemda siap terima," terang Tatag. (din/adi)

(rs/din/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news