alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features
Amalan Baik Jangan Tunggu Lailatul Qadar

Dua Kebahagiaan Berpuasa

14 April 2021, 13: 05: 52 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

PENDIDIKAN KARAKTER: Anak-anak menunggu waktu berbuka puasa dengan mengikuti kegiatan TPA di Masjid Laweyan, Selasa (13/4).

PENDIDIKAN KARAKTER: Anak-anak menunggu waktu berbuka puasa dengan mengikuti kegiatan TPA di Masjid Laweyan, Selasa (13/4). (CITRA AYU/RADAR SOLO)

Share this      

RAMADAN merupakan bulan suci penuh berkah dan ampunan. Sepuluh hari terakhir, ada momentum istimewa: malam lailatul Qadar. Umat muslim berlomba perbanyak amalan-amalan demi meraih malam Lailatul Qadar.

Amalan yang bisa dilakukan untuk memperoleh kemuliaan di malam Lailatul Qadar, di antaranya iktikaf, perbanyak doa, membaca Alquran, tunaikan salat malam, perbanyak taubat, dan sebagainya. Termasuk menahan mata, telinga, lidah, tangan, hingga kaki untuk berbuat kemungkaran.

“Ramadan itu bulan penuh misteri. Allah SWAT akan melipatgandakan ganjaran sesuai kehendak-Nya. Jika amalan manusia yang dilakukan bagus, maka ganjaran akan melebihi dari takaran yang ditentukan,” papar Dosen Akhlak dan Tasawuf Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta Hamdan Maghribi kepada Jawa Pos Radar Solo.

Baca juga: Perangkat Desa Geruduk PTUN, Perjuangkan Masa Kerja hingga usia 65 th

Menurut Hamdan, amalan baik di bulan Ramadan akan dilipatgandakan 10-700 kali lipat. Logikanya, satu kebaikan dilipatgandakan jadi 10 kebaikan. Sedang 10 kebaikan setara 100 pahala. “Kecuali amalan puasa. Karena puasa hanya untuk Allah SWT. Dan Allah SWT saja yang memberikan imbalannya,” urainya.

Hamdan menambahkan, orang yang berpuasa akan mendapat dua kebahagiaan. Yaitu kebahagiaan ketika berpuasa dan saat berjumpa dengan Allah SWT. Dia berpesan agar umat muslim perbanyak amalan sejak datangnya bulan Ramadan.

“Jadi, jangan sampai menunggu malam Lailatu Qadar untuk memperbanyak amalan. Sebisa mungkin sejak awal puasa,” bebernya.

Sementara itu, bulan suci Ramadan memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan. Pertama, bulan penuh berkah. Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan penuh keberkahan. Allah SWT telah menjajikan kalian berpuasa di dalamnya. Di bulan itu, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan akan diikat. Dan di bulan itu ada malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Dan barang siapa terhalang mendapat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah terhalang.” (HR Abu Huroiroh).

Selanjutnya, bulan penuh ampunan. Bulan yang di dalamnya terdapat ampunan atas dosa-dosa manusia. “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan yang penuh dan dengan ikhtisab (perhitungan), niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu. Dan siapa yang bangun malam telah diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah R.A).

“Ramadan merupakan bulan di mana Alquran diturunkan dan amalan ibadah dilipatgandakan pahalanya. Karena orang puasa, jelas dapat pahala. Ditambah amalan kebaikan. Jadi, setiap amalan orang berpuasa, pasti dilipatkangandakan,” terang Dosen KPI Fakultas FUD IAIN Surakarta Sarbini Aqila. (ryn/fer)

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news