alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Ramadan

Wadah Instrospeksi Diri

27 April 2021, 15: 03: 52 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

MAGHFIRAH: Iktikaf di dalam masjid untuk mencari ridha dari Allah SWT akan mendapat ampunan, rahmat, dan dibukakan pintu surga.

MAGHFIRAH: Iktikaf di dalam masjid untuk mencari ridha dari Allah SWT akan mendapat ampunan, rahmat, dan dibukakan pintu surga. (CITRA AYU/RADAR SOLO)

Share this      

ADA hadist menyebut di bulan suci Ramadan terdapat keutamaan 10 hari pertama, kedua, dan ketiga. Di 10 hari pertama, umat muslim yang menjalankan ibadah dibarengi amalan baik, bakal mendapat rahmat. Kemudian di 10 hari kedua diberikan maghfirah atau ditutup dosa-dosanya. Dan di 10 hari terakhir akan dibukakan pintu jannah atau surga.

Sekertaris Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta Arkanudin Budiyanto membenarkan ada hadist yang dijadikan sandaran beberapa dai dan mubalig terkait itu. Namun, menurutnya hadist tersebut dhoif (lemah).

“Menurut para ulama, di antaranya Imam As Suyuthi dan Syeh Al Albani, hadistnya lemah. Karena landasannya dhoif, amalan tidak ada kekhususan per 10 hari. Tetapi sepanjang bulan Ramadan. Termasuk amalan qiyamul lail, sedekah, baca Alquran, dan lainnya. Karena akan dilipatgandakan pahalanya dan mendapat keutamaan Ramadan,” ungkap pria yang akrab disapa Arkan tersebut kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (26/4).

Baca juga: Peluang Kuliah Disabilitas di Perguruan Tinggi Makin Luas

Hadist dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, lanjut Arkan, menyebutkan bahwa Rasulullah SAW biasa beriktikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadan sampai beliau diwafatkan oleh Allah SWT. Lalu para istri Rasulullah SAW melanjutkan iktikaf setelah beliau wafat.

Arkan mengaku, banyak keutamaan dari iktikaf. Salah satunya mencari malam lailatul qadar, terjaga dari perbuatan maksiat, dijauhkan dari api neraka jahanam sejauh tiga parit, serta dimudahkan menjalankan salat fardhu secara kontinyu dan berjamaah.

“Keutamaan lainnya, bisa mendapatkan pahala saat menunggu datangnya waktu salat. Kemudian membiasakan hidup sederhana, zuhud, dan berlaku tidak tamak terhadap dunia. Bisa menjadi sarana intropeksi diri, juga mengetahui sejauh mana kekuatan dan kelemahan masing-masing individu,” tuturnya.

Sementara itu, dai asal Karanganyar M. Nur Islam mengungkapkan, sebenarnya keutamaan semua hari sepanjang Ramadannya prinsipnya sama. Hanya penjiwaannya saja yang berbeda. Sebab saat memasuki 10 hari kedua, artinya akan lebih cepat ditinggalkan Ramadan.

“Maka, setelah itu umat muslim melihat target yang ada. Sudah tercapai atau belum? Jadi, 10 hari pertama, kedua, dan ketiga itu semuanya rahmat, ampunan, serta dimudahkan masuk jannah,” ujarnya. (mg1/mg5/fer)

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news