alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Peringati May Day ala Gubernur Ganjar: Sehari Buruh Jadi Ratu & Ratu

02 Mei 2021, 05: 58: 11 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ngobrol virtual dengan para buruh di Jateng pada May Day, kemarin.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ngobrol virtual dengan para buruh di Jateng pada May Day, kemarin.

Share this      

SEMARANG - Demi tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19, sejak awal pemerintah memang telah meminta agar tak digelar aksi massa pada peringatan Hari Buruh atau May Day, kemarin (1/5). Nah, di Jawa Tengah (Jateng), Gubernur Ganjar Pranowo punya cara sendiri dalam memperingati Hari Buruh.

Sejak pagi, Ganjar berkeliling untuk bertemu dan menyapa langsung para buruh. Ganjar memang ingin menjadikan hari itu adalah hari yang istimewa bagi para buruh.

“Judulnya kira-kira ya sehari ini buruh menjadi raja atau ratu. Sehingga kita membuat kegiatan yang memang menyenangkan. Tapi, itu bukan berarti kemudian yang ingin menyampaikan dengan cara lain kita larang, tidak. Silakan saja,” ujar Ganjar, Sabtu (1/5).

Sedikitnya ada tiga rumah warga yang berprofesi buruh dikunjungi Ganjar, kemarin. Yakni di Rusunawa Pekunden, Rusunawa Bandarharjo di Kota Semaran, serta Rusunawa Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Bertemu para buruh, Ganjar pun asyik bercengkerama, mendengarkan cerita-cerita mereka. Gubernur juga membagikan sembako.

Selain itu, rupanya Ganjar juga ingin menyapa lebih banyak buruh di Jateng. Sehingga, digelarlah acara virtual dengan para buruh.

“Ternyata cukup semangat untuk kita berikan satu obrolan yang enteng, yang menyenangkan, yang mereka bisa refresh begitu. Dan kami juga ingin membuat mereka mau terlibat dengan perayaan hari buruh tapi secara virtual,” papar Ganjar.

Dan, ngobrol virtual yang digagas Ganjar ternyata mendapat sambutan hangat dari para buruh. Mereka banyak bercerita dan memberikan masukan kepada pemerintah. Bahkan, ada yang mengusulkan agar acara seperti ini bisa dilakukan lagi di kemudian hari.

Dari acara tersebut, Ganjar melihat beberapa komentar juga malah memintanya untuk melakukannya lagi di kemudian hari. Untuk itu, Ganjar pun berharap perusahaan bisa menyokong dan bisa mendukung dengan perayaan seperti ini. Sehingga setiap May Day tidak identik dengan unjuk rasa.

"Ternyata May Day tidak identik dengan unjuk rasa, meskipun tadi saya ikuti ada mahasiswa yang unjuk rasa, ada organisasi buruh yang unjuk rasa. Tapi dengan antusiasme buruh saat acara virtual tadi, saya juga mendorong perushaan agar bisa menyokong dan mendukung dengan perayaan seperti ini,” ujar dia.

Di sisi lain, Ganjar juga tetap memantau aksi unjuk rasa di beberapa titik. Termasuk di depan kantor gubernur. "Saya lihat laporannya, ada yang menggunakan mantol, masker, mereka menjaga jarak, bagus gitu ya,” tandas Ganjar. (bay/ria)

Baca juga: Ratusan Penumpang Bus Di-Rapid Antigen di Terminal Wonogiri: 2 Positif

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news