alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features
Tips Lancar Berpuasa untuk Pemudik

Pemudik yang Berpuasa Disarankan Sahur dengan Kurma dan Air Hangat

03 Mei 2021, 11: 16: 09 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

MUSAFIR: Keluarga kecil asal Boyolali persiapan hendak mudik Lebaran ke kampung halaman, kemarin (2/5).

MUSAFIR: Keluarga kecil asal Boyolali persiapan hendak mudik Lebaran ke kampung halaman, kemarin (2/5). (CITRA AYU/RADAR SOLO)

Share this      

RAMADAN dan Idul Fitri 1442 Hijriah ini masih dibalut pandemi Covid-19. Pemerintah melarang masyarakat mudik ke kampung halaman. Tapi, tetap saja ada sebagian yang “ngeyel”. Nah, bagi pemudik “ngeyel” ini, ahli gizi coba berbagi tips supaya puasa tetap lancar.

Seorang musafir yang dalam keadaan melakukan perjalanan jauh, diperbolehkan membatalkan puasanya. Termasuk pemudik yang hendak pulang kampung. Baik yang menggunakan moda transportasi darat, udara, maupun laut. 

Ketua Dewan Hakim PTQ RRI Charis Muanis mengaku, pemudik tidak wajib berpuasa. Ada dua faktor penyebab boleh atau tidaknya berpuasa. Pertama, faktor masafah (jarak). Kedua, faktor masyaqqah (kesulitan). 

Baca juga: Ki Ageng Gribig, Ulama Besar yang menyebarkan Islam di Desa Jatinom

“Prinsipnya, puasa Ramadan itu wajib. Ada saat di mana musafir diperbolehkan tidak berpuasa. Yaitu saat melakukan perjalanan. Artinya, musafir tersebut tetap seperti orang berpuasa dari ba’da subuh tidak makan. Tapi boleh membatalkan puasa jika di perjalanan sedang kesulitan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (2/5).

Tips pemudik kuat berpuasa, lanjut Charis, yakni niat dan sahur. Sebab sahur mendatangkan keberkahan. Serta ikhlas menjalankan ibadah puasa dibarengi hati gembira.

“Berpuasa hatinya harus gembira dan senang. Karena ada keberkahan di dalamnya. Amalan juga dilipatgandakan. Semua akan dimudahkan oleh Allah SWT,” imbuhnya.

Dosen Program Studi (prodi) Gizi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Dewi Marfuah menambahkan, puasa selama menempuh perjalanan jauh membuat tubuh cepat lemas dan kurang fit. Tapi jangan khawatir. Dia coba beri tips supaya puasa lancar saat mudik.

“Selama perjalanan, harus tetap sahur dan buka puasa dengan menu gizi seimbang. Sahurnya ditambah makan kurma dan air hangat yang manis sebagai penambah energi. Menu lainnya, yakni makanan tinggi antioksidan seperti kuning telur, susu, dan buah-buahan,” kata Dewi.

Tips lainnya, sahur dengan makanan berserat tinggi. Contohnya beras merah. Plus makanan manis dari buah-buahan. “Usahakan pula makan yang proteinnya tinggi. Karena lebih lama kenyangnya daripada lemak dan karbohidrat. Contohnya ikan, seafood, ayam, telur, daging, tahu, dan tempe. Juga perbanyak konsumsi air putih,” ujarnya.

Usahakan selama perjalanan, kurangi intensitas berbicara. Termasuk memperbanyak istirahat. “Karena masih pandemi, pemudik harus terapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Pakai masker, bawa sabun cair, dan hand sanitizer sendiri. 

Dewi sarankan, sebaiknya mudik gunakan kendaraan pribadi. Karena kita bebas membawa bekal berbuka puasa. “Kalau pakai kendaraan umum, usahakan berbuka di titik yang tidak berkerumun,” pesannya. (mg1/mg5/fer)

(rs/fer/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news