alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Satpol PP Temukan Banyak Pelanggaran Prokes di Pusat Perbelanjaan

03 Mei 2021, 20: 54: 51 WIB | editor : Perdana

Salah satu pusat perbelanjaan di Kota Karanganyar ramai pengunjung, Senin (3/5).

Salah satu pusat perbelanjaan di Kota Karanganyar ramai pengunjung, Senin (3/5). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Sejumlah pusat perbelanjaan dan mal di Kabupaten Karanganyar mulai diserbu pengunjung jelang Lebaran. Sayangnya, banyak pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan, seperti tetap berkerumun.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, sejumlah mal yang diserbu pengunjung seperti di Karanganyar Kota, Jaten hingga Colomadu. Kenaikan jumlah pengunjung terjadi sejak Sabtu (1/5) lalu. Masyarakat banyak yang mencari pakaian dan perlengkapan Lebaran. Kondisi tersebut juga terjadi di pasar tradisional. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar Yopi Eka Jati Wibowo mengungkapkan, pelanggaran prokes mulai ditemui di sejumlah pusat perbelanjaan. Pengelola juga lengah menyiapkan fasilitas cuci tangan. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah mal untuk memantau aktivitas warga.

Baca juga: Pasar Tirtomoyo Ditutup, Sejumlah Pedagang Terpapar Covid

”Kami sedang koordinasi dengan dinas terkait, sewaktu-waktu akan melakukan pemantauan, sifatnya imbauan. Langkah ini tindakan preventif untuk pencegahan merebaknya virus corona di Karanganyar,” terang Yopi. 

Even Promotion Palur Plasa Julian Suryo mengungkapkan, sejak akhir pekan lalu jumlah pengunjung mengalami peningkatan sekitar 20 persen sampai 30 persen.

”Mulai kemarin sudah nampak, lokasi parkirnya ramai dan mereka (pengunjung,Red) rata-rata mempersiapkan untuk perayaan Lebaran pekan depan,” terang Juliyan.

Terkait dengan penerapan protokol kesehatan, Juliyan mengaku prosedur tersebut sangat diperhatikan. Setiap pengunjung yang masuk ke mal harus melalui pemeriksaan suhu oleh petugas keamanan. Selain itu, petugas tak segan mengingatkan pengunjung jika ada yang tidak memakai masker. Jaga jarak antarpengunjung juga diperhatikan.

”Untuk prokes, kami tetap terapkan dengan ketat. Jangan sampai ada kerumunan dan pelanggaran prokes yang bisa memicu penularan Covid-19,” tandasnya. (rud/adi/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news