alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Wamenag Minta Masyarakat Tak Termakan Informasi Hoaks Pembatalan Haji

03 Mei 2021, 21: 57: 00 WIB | editor : Perdana

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi (ANTARA)

Share this      

RADARSOLO.COM - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi meminta masyarakat, terutama calon jamaah haji (CJH) agar tak termakan isu-isu bohong (hoaks) soal penyelenggaraan haji. Masyarakat diminta bersabar karena memang belum ada kepastian apapun dari Arab Saudi.

"Saya tekankan mohon kepada para pihak untuk tidak mengembangkan isu-isu yang menyesatkan, yang membuat masyarakat tidak mendapatkan informasi yang benar," ujar Zainut di Jakarta, Senin (3/5).

Berdasarkan laporan yang dia terima, berbagai macam isu hoaks soal haji berkembang di masyarakat. Seperti, pembatalan haji di Indonesia disebabkan vaksin Sinovac yang belum teregistrasi WHO. Kemudian, soal adanya tunggakan pembayaran akomodasi di Arab Saudi, yang membuat pemerintah setempat tak membuka pintu bagi CJH Indonesia.

Baca juga: Jateng Tetapkan Salat Id Berjamaah Hanya di Daerah Zona Hijau & Kuning

Satu lagi, perihal adanya kasus peradilan seseorang di Arab Saudi. Tiga isu tersebut selalu dikaitkan dengan pembatalan haji bagi CJH asal Indonesia. Padahal, masalah belum pastinya penyelenggaraan haji murni karena situasi Covid-19 yang belum reda.

"Ini murni kalau tidak ada pemberangkatan itu murni situasi kondisi Covid-19. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak percaya yang membuat situasi tidak kondusif," tegas wamenag.

Sebelumnya, Zainut meminta kepada calon jamaah haji agar menata hati untuk menerima keputusan apapun. Termasuk yang paling pahit, yakni tidak ada pemberangkatan haji untuk tahun ini.

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia masih menunggu kepastian penyelenggaraan haji dari otoritas kerajaan Arab Saudi. Belum ada informasi terbaru apakah akan dibuka maupun tidak.

"Jadi masyarakat, utamanya atau jamaah haji harus menyiapkan diri, menata hatinya, agar bisa menerima keputusan dari pemerintah dalam bentuk apapun,” tandas wamenag. (Antara)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news