alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Kemenhub Terbitkan Stiker Khusus untuk Bus Lebaran: Bukan untuk Mudik!

03 Mei 2021, 22: 06: 37 WIB | editor : Perdana

Kemenhub siapkan stiket khusus yang untuk armada bus yang tetap beroperasi saat Lebaran, namun tidak untuk melayani mudik.

Kemenhub siapkan stiket khusus yang untuk armada bus yang tetap beroperasi saat Lebaran, namun tidak untuk melayani mudik. (ANTARA)

Share this      

RADARSOLO.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan stiker khusus bagi bus yang akan tetap beroperasi mengangkut penumpang pada momen Lebaran. Namun, bus dengan stiker khusus itu beroperasi untuk selain mudik atau dengan kebutuhan mendesak selama masa peniadaan mudik Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada 6-17 Mei 2021.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, bus dengan stiker khusus ini bukan untuk melayani pemudik. Tapi akan mengangkut masyarakat yang melakukan perjalanan selain mudik dan telah memenuhi syarat serta ketentuan sesuai peraturan dari satgas Covid-19 dan Kemenhub. 

“Oleh karena, itu kami menerbitkan stiker ini untuk memudahkan para petugas mengidentifikasi bus yang memang boleh beroperasi karena mengangkut penumpang yang telah memenuhi syarat,” kata Budi, Senin (3/5).

Baca juga: Pemain Muda Bali United Arapenta Poerba Resmi Gabung Persis Solo

Sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran Satgas Nomor 13 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 tahun 2021, dalam masa pelarangan mudik masih ada masyarakat yang dapat melakukan perjalanan non-mudik. Yaitu mereka  bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil, persalinan dan orang dengan kepentingan tertentu non-mudik. Semuanya dengan syarat membawa surat dari kepala desa/lurah setempat yang bertanda tangan basah/elektronik.

Budi menyebut, stiker khusus diberikan secara gratis dan dikoordinasi Direktorat Angkutan Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub dan hanya bisa didapatkan dengan mengisi data pada tautan: https://forms.gle/Dq93DyFVgepPV2oW7.

“Sementara bagi pegawai yang akan melakukan tugas atau perjalanan dinas, mohon menyertakan persyaratan seperti surat izin perjalanan. Jadi kami tegaskan kembali, bus tetap tidak boleh mengangkut pemudik. Hanya boleh mengangkut penumpang dengan persyaratan tertentu, seperti ketentuan dari SE Satgas Nomor 13/2021 dan PM Nomor 13/2021,” pungkas Budi. (Antara)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news