alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Bus Solo-Jogja Tetap Beroperasi selama Masa Peniadaan Mudik

04 Mei 2021, 03: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Bus jurusan Solo-Jogja tetap melayani penumpang selama peniadaan mudik 6-17 Mei.

Bus jurusan Solo-Jogja tetap melayani penumpang selama peniadaan mudik 6-17 Mei. (M.IHSAN/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Angkutan umum dipastikan tidak akan beroperasi selama peniadaan mudik pada 6-17 Mei. Meski begitu, masih terdapat transportasi umum yang masuk dalam wilayah aglomerasi diperkenankan beroperasi. Salah satunya bus jurusan Solo-Jogja dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

“Sudah ada penegasan dari kementerian, baik transportasi darat, laut dan udara dilarang beroperasi pada saat peniadaan mudik tersebut. Kecuali untuk kepentingan logistik maupun pelaku perjalanan untuk melaksanakan tugas sebagai satgas Covid-19. Termasuk keadaan mendesak seperti sakit maupun melahirkan,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten Sudiyarsono.

Sudiyarsono menambahkan, bus jurusan Solo-Jogja diizinkan beroperasi karena angkutan umum itu melayani antarwilayah aglomerasi yakni eks Karesidenan Surakarta dan DIJ. Meski tidak ada larangan beroperasi, tetapi akan dilakukan pemeriksaan dan penerapan prokes.

Baca juga: Cerita Umat Muslim di Hongkong Jalani Puasa di Tengah Pandemi Covid

“Masih bisa jalan, tetapi harus sesuai ketentuan seperti maksimal jumlah penumpang 50 persen dari kapasitas. Termasuk pengaturan tempat duduk antarpenumpang serta kewajiban menggunakan masker,” ucapnya.

Terkait tetap beroperasinya bus Solo-Jogja saat peniadaan mudik juga dibenarkan oleh Pengelola Teknologi Informasi Ir Soekarno Klaten Saryana. Meski begitu, ada pula bus antarkota antarprovinsi (AKAP) lainnya dipastikan tidak akan beroperasi seperti Perusahaan Otobus (PO) Eko dan Mira.

“Mereka sudah memberikan informasi kepada kami jika saat peniadaan mudik bagi seluruh armadanya tidak akan dioperasikan. Yakni untuk jurusan ke Surabaya seperti bus Eka dan Mira,” jelasnya.

Mengenai peniadaan mudik dan angkutan umum diharapkan tidak beroperai sesuai perarturan Kemenhub. Saryana mengaku telah disosialisasikan kepada seluruh agen bus di terminal tipe A tersebut. Harapannya seluruh agen dan PO bus bisa mematuhi aturan dari pemerintah tersebut. (ren/bun/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news