alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Kebijakan PTM SD: Jemput Anak, Ortu Diminta Bawa Papan Nama

04 Mei 2021, 10: 25: 01 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

KEBIASAAN BARU: Simulasi antar jemput siswa pada simulasi PTM di SMPN 20 Surakarta belum lama ini.

KEBIASAAN BARU: Simulasi antar jemput siswa pada simulasi PTM di SMPN 20 Surakarta belum lama ini. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD bakal digelar, Rabu (5/5). Enam SD yang ditunjuk mengikuti kegiatan tersebut menyatakan kesiapannya. Pengawas sekolah diwajibkan memantau kegiatan tersebut. 

Kepala SDN Cemara 2 Surakarta Eni Idayati mengatakan, siswa yang nantinya mengikuti PTM maupun orang tua yang mengantar wajib melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Baik dalam pengantaran maupun penjemputan siswa. Saat penjemputan, orang tua membawa papan nama anak agar memudahkan proses pemanggilan. 

"Kami membagi tempat pengantaran dan penjemputan anak untuk meminimalkan kerumunan," ungkap dia. 

Baca juga: Wali Kota Himbau Warga yang Belanja Lebaran Jangan Abaikan Prokes

Eni menambahkan untuk persiapan PTM juga telah matang. Di antaranya, seluruh guru dan karyawan telah mendapatkan vaksin. “Ceklis kesiapan dari kepala sekolah dilaksanakan. Termasuk pengumuman atau edaran kepada orang tua siswa kelas V. Bismillah, kami siap melaksanakan simulasi PTM hari Rabu," ungkapnya, Senin (3/5). 

Simulasi PTM tingkat SD diikuti siswa kelas V dengan pembagian jadwal hari pertama kelas V A dan B, hari kedua kelas V C dan D. Cara itu bergantian tiap harinya.

Sekolah juga menyiapkan delapan ruang kelas. Karena satu rombongan kelas (rombel) dibagi menjadi dua ruang. Selain itu, siswa yang mendapatkan izin mengikuti simulasi PTM wajib melampirkan surat persetujuan orang tua. 

Kesiapan serupa diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Jatmiko. “Simulasi PTM akan diikuti kelas V dengan 111 siswa. Mereka terbagi menjadi empat rombongan belajar (rombel). Siswa yang tidak mendapatkan izin orang tua akan dilayani pembelajaran jarak jauh," jelasnya.  (rgl/wa)

(rs/rgl/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news