alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten
Progres Jalan Tol Solo-Jogja

307 Bidang Masih Tunggu Uang Ganti Rugi

04 Mei 2021, 11: 57: 19 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

MENUNGGU: Sebanyak 307 bidang yang terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja masih tunggu uang ganti rugi.

MENUNGGU: Sebanyak 307 bidang yang terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja masih tunggu uang ganti rugi. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Sebanyak 424 bidang di wilayah Klaten yang terdampak proses pembangunan jalan Tol Solo-Jogja sudah mendapatkan uang ganti kerugian (UGK). Lahan terdampak tersebut tersebar di enam desa yakni Desa Sidomulyo dan Mendak di Kecamatan Delanggu, serta Desa Sidoharjo, Polan, Kahuman, dan Kapungan di Kecamatan Polanharjo. 

"Ada pun nilai UGK untuk 424 bidang sebesar Rp 376,67 miliar. Sedangkan yang belum mendapatkan persetujuan UGK dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) terdapat 307 bidang dengan nilai UGK sekitar Rp 247,20 miliar," jelas Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten Agung Taufik Hidayat, dalam rapat koordinasi terkait perkembangan pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja bersama Staf Ahli Menkopolhukam Bidang Ketahanan Nasional Marsekal Muda TNI Achmad Sajili di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (3/5).

Lebih lanjut, dalam kesempatan itu, Agung juga melaporkan progres pelaksanaan pengadaan tanah Jalan Tol Solo-Jogja sudah melakukan pengukuran di 47 desa dari 50 desa yang terdampak proyek strategis nasional (PSN) berada di 11 kecamatan.

Baca juga: Ketua Tim Saber Pungli: Ada Pungli, Segera Lapor!

"Ada pun yang belum terukur di satu desa dan dua kelurahan pada exit tol, ternyata karena belum dipasang patok oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Solo-Jogja. Satu desa yakni Jebugan, dan Kelurahan Gergunung, serta Bareng Lor yang ada di Kecamatan Klaten Utara," jelas Agung.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan, untuk progres kegiatan pengumuman bidang yang terdampak Jalan Tol Solo-Jogja terdapat 1.229 bidang pada 2020 berada di 14 desa. Sedangkan potensi pengumuman pada Maret-Mei 2021 sebanyak 948 bidang untuk 11 desa. Maka itu total pengumuman sampai bulan ini terdapat 2.177 bidang di 25 desa atau sekitar 55, 16 persen dari total bidang 3.947 bidang.

"Sedangkan untuk proses kegiatan musyawarah sudah dilaksanakan di 12 desa yang tersebar di empat kecamatan. Ada pun jumlah bidangnya terdapat 1.014 bidang dengan 975 bidang yang disetujui,  satu bidang tidak disetujui dan 38 bidang belum ditandatangani," jelasnya.

Agung mengungkapkan, untuk jumlah bidang yang disetujui terkait bentuk ganti kerugian bisa saja bertambah. Mengingat untuk kegiatan musyawarah di Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom baru dilaksanakan pada 28 April lalu. (ren/nik/dam)

(rs/ren/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news