alexametrics
Rabu, 12 May 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Karang Taruna CPM Rintis Wisata Malam

04 Mei 2021, 13: 57: 07 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

KEMBANGKAN POTENSI Desa: Karang Taruna Citra Putra Mandiri (CPM) di Dusun Ngembung aktif kembangkan desa dengan membuat area wisata malam.

KEMBANGKAN POTENSI Desa: Karang Taruna Citra Putra Mandiri (CPM) di Dusun Ngembung aktif kembangkan desa dengan membuat area wisata malam. (ISTIMEWA)

Share this      

WONOGIRI – Ikut terlibat aktif membangun desa. Itulah yang dilakukan Karang Taruna Citra Putra Mandiri (CPM) di Dusun Ngembung, Desa Gondangsari Kecamatan Jatisrono. Mereka menyulap lahan pekarangan menjadi area wisata malam.

Aksi positif itu sudah dirintis sejak pertengahan tahun lalu. Tapi karena pandemi, pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap.

Ketua Karang Taruna CPM Dwi Yulias Agung Suryanto mengatakan, awalnya, pihaknya berinisiatif menggunakan lahan yang kurang dimanfaatkan menjadi lapangan voli. Namun akhirnya para pemuda melanjutkan menghias area sekitarnya dengan lampu. Dilengkapi kayu dan ban bekas yang dicat, dan menanam tanaman untuk mempercantik kawasan.

Baca juga: Pasangan Bupati Sragen Akhiri Masa Jabatan

Kini, di tempat tersebut tersedia stan kuliner, wahana mobil-mobilan untuk anak, free WiFi, serta live music dari pemuda setempat. "Orang luar belum diundang (untuk mengisi live music) soalnya kan masih pandemi," jelas Dwi, Senin (3/5).

Di lokasi live music itu juga bakal digunakan sebagai tempat pentas budaya. Dengan begitu, lebih banyak tontonan yang disajikan kepada pengunjung. Tapi hal itu belum bisa dilakukan karena dikhawatirkan menimbulkan kerumunan.

"Kami berkoordinasi dengan pemdes untuk bikin BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) di kawasan wisata malam ini. Nanti mungkin bisa dikembangkan stan untuk pelaku UMKM di sini. Ada retribusinya dan hasilnya dikelola BUMDes," beber dia.

Selama Ramadan, area wisata malam buka mulai pukul 15.00 hingga malam hari, sedangkan di luar Ramadan buka pukul 11.00. “Lumayan banyak yang datang. Ada juga dari luar Jatisrono. Sebagian fasilitas masih dalam proses. Kami juga berupaya menerapkan protokol kesehatan. Tempat cuci tangan juga disediakan," pungkas Dwi. (al/wa)

(rs/bram/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news