alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Besok, Polres Wonogiri Aktifkan Pos Penyekatan di 4 Lokasi Perbatasan

05 Mei 2021, 23: 55: 16 WIB | editor : Perdana

Petugas mengecek suhu tubuh pengedara kendaraan di pos pam Nambangan, Selogiri, beberapa waktu lalu.

Petugas mengecek suhu tubuh pengedara kendaraan di pos pam Nambangan, Selogiri, beberapa waktu lalu. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Mulai besok (6/5), Polres Wonogiri bakal mengaktifkan empat pos pam penyekatan. Titik pertama  ditempatkan di jembatan timbang Nambangan, Kecamatan Selogiri, yang notabene merupakan pintu masuk ke Wonogiri dari arah Sukoharjo.

Titik kedua berada di Desa Biting, Kecamatan Purwantoro yang berbatasan dengan Ponorogo, Jawa Timur. Kemudian, pos penyekatan lainnya berada di Desa Glonggong, Kecamatan Giriwoyo yang berbatasan dengan Pacitan, Jawa Timur. Terakhir, pos penyekatan di sekitar jalur lintas selatan (JLS) Kecamatan Pracimantoro perbatasan dengan Gunungkidul.

"Pos sudah siap, personel, sarana, dan prasarana juga sudah ready. Pelaksanaannya nanti sinergi TNI/Polri dan juga Pemkab," Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, Rabu (5/5).

Baca juga: Mudik Dilarang, Mal di Solo Malah Membeludak: Capai 18 Ribu Pengunjung

Sementara itu, Kepala Dinkes Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo melakukan kunjungan ke Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri untuk memantau pemudik, Rabu sore. Dia mengatakan, meski sudah ada kebijakan pemerintah terkait peniadaan atau pelarangan mudik, masih ada saja kaum boro yang pulang kampung sebelum 6 Mei.

"Wonogiri ini paling tinggi se-Jawa Tengah pemudiknya," kata dia.

Yulianto menambahkan, sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, harus dilakukan tes Covid-19 bagi pemudik. Baik dengan GeNose maupun rapid test antigen. Dia pun mengapresiasi Pemkab Wonogiri dan Dinkes Wonogiri yang telah melakukan skrining bagi penumpang kedatangan.

"Ini kan demi mencegah bertambahnya kasus, melindungi keluarga pemudik juga. Karena kita mengetahui pemudik ini berasal dari berbagai daerah yang kita tidak tahu seperti apa zona di sana," paparnya.

"Jadi kita tidak hanya melakukan penyekatan secara fisik, tapi juga penyekatan secara kesehatan," imbuh Yulianto.

Setidaknya ada 14 titik penyekatan di Jawa Tengah yang berbatasan dengan provinsi lain. Di tiap titik penyekatan akan ditempatkan petugas gabungan dari TNI/Polri, dinkes, dan instansi terkait lain. Di titik itu juga bakal dilakukan tes Covid-19.

Pihaknya berharap, warga Wonogiri yang ada di perantauan tidak mudik terlebih dahulu. Semisal berupaya lolos dari penyekatan, juga harus memikirkan kesehatannya dan keluarganya di kampung halaman. (al/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news