alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Nomor Kepala SMA Negeri 1 Sumberlawang Dibajak untuk Penipuan

07 Mei 2021, 11: 31: 44 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

JADI KORBAN: Kepsek SMAN 1 Sumberlawang, Suranti Tri Umiatsih

JADI KORBAN: Kepsek SMAN 1 Sumberlawang, Suranti Tri Umiatsih (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN - Kasus penipuan mencatut nama pejabat maupun pegawai pemerintahan kembali tejadi. Kali ini nomor aplikasi WhatsApp Kepala SMA Negeri 1 Sumberlawang Suranti Tri Umiatsih diretas orang tidak bertanggungjawab. Lantas digunakan untuk minta-minta transfer pulsa. Bahkan sampai ada korban yang tranfer pulsa.

Kasus pembajakan nomor seperti ini kerap terjadi di Sragen. Sebelumnya sering dialami oleh sejumlah pejabat Sragen. Suranti menyampaikan kejadian pembajakan nomor terjadi pada Senin (3/5) lalu. Dia merasa pembajakan nomor itu sangat mencoreng nama baiknya. Karena pelaku mengunakan WA hasil bajakan itu untuk meminta-minta transferan pulsa.

”Jika ada yang minta minta kirim pulsa atau transfer uang mengunakan nomor WhatsApp saya itu bukan saya. Soalnya nomor WhatsApp saya yang ini lagi di bajak terangnya Kamis (6/5).

Baca juga: Mudik Ruhani

Dia baru tahu nomor WA miliknya dibajak setelah kerabatnya mengirim pulsa ke nomor pelaku pembajakan mengunakan nomor WA dan foto profil dirinya.

”Sudah ada yang melapor ke saya tiga orang. Mereka kena tipu, masing-masing ada yang sudah kirim pulsa Rp 200 ribu,” ujarnya.

Dia menambahkan, modus pelaku pura-pura butuh pulsa. Terus minta pulsa. Kemudian uang diganti lewat transfer.

”Yang dimintain pulsa datang ke saya. Lha saya kaget orang saya nggak minta pulsa. Di rumah aja ada wifi dan di sekolahan juga ada wifi, ya saya bilang saya ngak pesan pulsa,” ujar Suranti.

Mengetahui kejadian tersebut, dia langsung menghubungi satu persatu nomor kontak telpon orang terdekat yang ada. Selain itu Suranti juga meminta sejumlah admin grup WA agar segera mengeluarkan nomor WA-nya. Sehingga tidak lagi korban yang dirugikan.

”Yang dihubungi via WA itu semua yang ada di kontak nomor WA saya. Kalau saya nomor ini bisa buat telpon biasa akhirnya saya telpon ke teman-teman yang ada di group untuk segera mengeluarkan nomor saya dari group dari Whatsapp,” kata Suranti.

Akibat kejadian ini, pihaknya juga sudah melaporkan pada pihak kepolisian setempat untuk segera ditindak lanjuti. Pasalnya sudah ada korban dan nama baik dirinya dirugikan oleh pelaku.

”Saya juga sudah lapor di WhatsApp dan pihak kepolisian polsek Sumberlawang. Laporan masuk Selasa (4/5) dan hari ini diminta lagi menjelaskan kronologinya,” ujarnya.

Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ikhsanuddin mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan pembajakan nomor tersebut. ”Sudah kami tindak lanjuti laporan itu,” terang kapolsek.

Kapolsek mengimbau pada seluruh masyarakat Sumberlawang agar waspada dengan kejahatan serupa.

”Imbuan pada warga jangan mudah percaya dengan pesan WA seperti itu pastikan lagi dengan menelpon secara langsung pada nomor yang bersangkutan,” terangnya. (din/adi)

(rs/din/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news