alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Inilah Kondisi Terkini Warga Desa Gerdu yang Diduga Keracunan Takjil

11 Mei 2021, 19: 57: 51 WIB | editor : Perdana

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto saat meninjau kondisi warga yang menjalani perawatan karena diduga menjadi korban keracunan makanan, beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto saat meninjau kondisi warga yang menjalani perawatan karena diduga menjadi korban keracunan makanan, beberapa waktu lalu. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR - Kondisi puluhan warga Dusun Punthuk Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan yang sebelumnya menjadi korban dugaan keracunan hidangan buka puasa, kini sudah berangsur membaik. Sebagian besar korban yang menjalani perawatan di Puskesmas Karangpandan maupun RSUD Karanganyar juga telah diperbolehkan pulang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, hingga hari ini (11/5), tinggal sembilan warga yang masih dirawat di Puskesmas Karangpandan dan RSUD Karanganyar. Dari jumlah itu, tujuh orang di antaranya dirawat di RSUD Karanganyar dan dua orang di Puskesmas Karangpandan. Kondisi para korban sudah stabil meski masih membutuhkan pengawasan.

"Dari awal, total Puskesmas Karangpandan menerima 26 pasien. Dari jumlah itu, tujuh di antaranya diperbolehkan rawat jalan, tiga pasien dirujuk ke RSUD Karanganyar, sisanya rawat inap," ujar dokter Puskesmas Karangpandan, Nina Kurniawati, Selasa (11/5).

Nina menyebut, dari 16 pasien yang menjalani rawat inap, kondisinya mulai membaik sehingga sudah diperbolehkan pulang. Hari ini, tinggal dua pasien yang masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Karangpandan.

"Hari ini tinggal dua orang yang masih dirawat. Kemudian untuk pasien yang lain sudah mulai kembali ke rumah mereka masing-masing," ucapnya.

Lebih lanjut diungkapkan Nina, secara umum para pasien tersebut mengalami gejala yang sama, yakni muntah dan diare. Gejala tersebut mengarah kepada adanya infeksi pencernaan.

"Secara umum gejalanya hampir sama, lebih ke gangguan pencernaan,
semua muntah sama diare. Untuk yang selama ini kita rawat di puskemas memang untuk yang kondisinya tidak terlalu parah," jelasnya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Desa Gerdu Veri Kurnianto mengatakan, hasil pendataan terakhir, total warganya yang mengalami keracunan dan mendapatkan perawatan di beberapa unit layanan kesehatan berjumlah 55 orang. Hal ini berbeda dengan hasil pendataan awal yakni 59 orang.

"Dari pendataan awal memang ada 59 orang. Namun setelah kita pastikan lagi, total warga yang mengalami keracunan sebanyak 55 orang. Rinciannya, 53 warga Gerdu dan dua warga Pablengan," ungkapnya.

Veri menyebut, untuk warga yang menjalani perawatan di RSUD Karanganyar, saat ini tinggal berjumlah tujuh orang. Menurutnya, kondisi ketujuh warga tersebut sudah membaik.

"Ini kebetulan saya di RSUD Karanganyar, saat ini tinggal tujuh orang yang dirawat. Kondisinya sudah membaik," pungkasnya. (rud/ria)

Baca juga: Pemkab Sukoharjo Raih Opini WTP dari BPK Enam Kali Berturut-turut

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news