alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Jaga Kualitas Lulusan SMP Birrul Walidain lewat Ujian Tahfidz Alquran

05 Juni 2021, 16: 07: 45 WIB | editor : Perdana

Pengumuman kelulusan Siswa SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen, kemarin (4/6)

Pengumuman kelulusan Siswa SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen, kemarin (4/6) (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen berhasil meluluskan 100 persen siswanya, kemarin (4/6). Totalnya 99 siswa lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.

Pengumuman kelulusan secara langsung secara live streaming. Hal ini untuk menghindari kerumunan. Namun pengumuman dihadiri perwakilan lima siswa dengan nilai terbaik bersama wali murid sebagai apresiasi capaian nilai terbaik.

Peraih nilai tertinggi yakni Luthfia Hanifatus Sholkhah dengan nilai 91,7. Disusul Aqilasha Nasywari Syaikha dengan nilai 91,5; Intan Nurfitriani, 91,2; Treza Probo Cahya Latifah 90,8; dan Ajeng Septia Nur Azizah dengan nilai 90,5.

Baca juga: 2 Kelurahan Jadi Pilot Project Bebas Ekstremisme Kekerasan

Kepala SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen Amir S.Ag menyampaikan acara kelulusan digelar secara live streaming zoom meeting karena dilarang tatap muka. Namun dihadirkan perwakilan siswa didampingi wali murid dan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

”Alhamdulillah 100 persen semuanya lulus dengan kategori nilai maupun sikap karakter anak. Alhamdulilah baik semua,” terangnya.

Amir mengingatkan agar siswa yang lulus tetap semangat menuntut ilmu di jenjang berikutnya. Mereka harus sukses melebihi para guru di SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen. Namun setelah sukses harus tetap menjadi orang yang bermanfaat bagi umat Islam dan sesama manusia.

”Tetap rendah hati dengan menjaga ibadah dan amal saleh,” tuturnya.

Amir menambahkan, setelah ini mereka menyebar ke sekolah unggulan di dalam kota maupun luar kota. Ada pula yang melanjutkan ke pondok pesantren (Ponpes) maupun fullday school. Perbedaan lulusan SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen dengan sekolah lain.

Pada 2021 ini tidak ada ujian nasional dan hanya digelar US. Namun selain US sudah menjadi aturan sekolah mereka harus lulus ujian tahfidz Alquran. Ujian tahfidz ini menjaga kualitas lulusan dari SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen.

”Ujian ini yang beda, kami undang orang tua dan dihadapkan ujian di sekolah. Jadi orang tua hadir dan menyimak hafalan tahfidz anak-anak tadi. Jadi tetap terkontrol, tidak hanya akademik dari pemerintah tapi ujian khusus. Ini yang beda dari sekolah lain sekaligus menguji mental,” terangnya.

Untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022, SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen sudah selesai. Kuota 104 siswa untuk empat kelas sudah penuh. Kemungkinan besar tidak membuka PPDB online bersama sekolah yang lain.

Perwakilan siswa, Intan dan Aqela mengaku senang bisa menjadi bagian dari kelurga SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen. Namun belajar mengajar tidak seoptimal tatap muka.

”Awalnya senang luar biasa, sejak pandemi jadi lebih stress,” ujarnya saat podcast kelulusan. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news