alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Gelar Wisuda Virtual Tahfidz

06 Juni 2021, 19: 25: 59 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

VIRTUAL: SMP Muhammadiyah 1 Surakarta (Simpon) gelar wisuda tahfidz dan akhirusanah 146 siswa kelas IX tahun ajaran 2020/2021, kemarin.

VIRTUAL: SMP Muhammadiyah 1 Surakarta (Simpon) gelar wisuda tahfidz dan akhirusanah 146 siswa kelas IX tahun ajaran 2020/2021, kemarin. (MANNISA ELFIRA PUTRI/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – SMP Muhammadiyah 1 Surakarta (Simpon) gelar wisuda tahfidz, dilanjutkan akhirusanah 146 siswa kelas IX tahun ajaran 2020/2021. Semua secara virtual, yakni lewat Zoom Cloud Meetings yang disiarkan secara live streaming via channel YouTube Simpon Official dari aula sekolah setempat, Rabu (3/6). 

Ada 12 siswa tahfidz yang diwisuda. Di antaranya tiga wisudawan dan sembilan wisudawati dengan jumlah hafalan antara satu sampai dengan empat juz.

Acara diawali dengan lafaz basmallah bersama. Dilanjutkan penampilan hafalan Alquran yang dibimbing oleh Ustadah Salsabila. Siswa melakukan sambung ayat dan divariasi dengan ayat. Berikutnya, para wisudawan/wisudawati tahfidz berikrar untuk mencintai Alquran, rajin ibadah, dan semangat menghafal Alquran. Tak lupa muroja’ah untuk menjaga hafalan.

Baca juga: Ruang Isolasi Covid-19 di Sukoharjo Nyaris Penuh

"Saya bangga pada wisudawan dan wisudawati yang tetap semangat menambah dan menjaga muroja’ah hafalannya," ungkap Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Ahmad Sukidi setelah mengesahkan tahfidz wisudawan dan wisudawati.

Para wisudawan dan wisudawati bergembira akan diadakannya wisuda tahfidz virtual. Sebab acara ini menjadi kesan terakhir yang menyenangkan di sekolah. Serta menjadi kejutan indah atas keistiqomahan mereka menghafal dari rumah dengan bimbingan ustad dan ustadah tahfidz dari sekolah selama masa pandemi.

"Berikut nama siswa dan capaian hafalan. Pertama Atika Shaliha Manaf binti Dulmanap, S.P. Kedua, Einsteinnesia Az Zukhruf Putri Wiyadi binti Danang Setyo Wiyadi. Ketiga, Dzakiyah Radhwatun Nisa’ binti Usman Arif Murtopo. Keempat, Nur Laili Purnamasari binti Suroto. Masing-masing dengan hafalan empat juz. Yakni juz 27, 28, 29, dan 30," sebutnya.

Kelima, Bintang Galang Indra Prasetya bin Surono. Keenam, Muh. Hugo Machado bin Wihananto. Ketujuh, Maydias Sukmo Kariima binti Sahrudi. Kedelapan, Wildan Ahmad Rifai bin Kismadi. Kesembilan, Hanim 'Afifatushsholihah binti Muhammad Nashir. Kesepuluh, Zahra Malika Salsabila binti Mochtarom. Masing-masing hafal satu juz, yakni juz 30.

Selanjutnya, kesebelas yakni Cesya Aghniya Akasyah Cahyadi hafal lima juz. Mulai dari juz 26, 27, 28, 29, dan 30. Keduabelas, Angle Laveda Winsome Permata Samudra binti Wahono Putro Sastro Wibowo hafal dua juz yakni juz 29 dan 30.

Kemudian, acara dilanjutkan melepas 146 siswa. ”Wisudawan dan wisudawati yang meraih peringkat 10 besar di antaranya Atika Shaliha Manaf, Amelya Lisda Farhany, Yustisia Raniendya Zahra, Shafa Nazma Maheswara Madjid, Adira Hasifa Rahma, Aisy Alifah Irmawan Putri, Cesya Cesya Aghniya Akasyah Cahyadi, Adam Ilham Iryanto, Farrasa Muhammad Azra,serta Dahayu Rafa Maritza,” ujar Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Harjanto.

Acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda kelas IX. Perwakilan siswa dikalungkan Samir dan diikuti oleh wisudawan dan wisudawati yang ada di rumah. Serta pembacaan nama wisudawan/wisudawati satu persatu setiap kelas.

"Saya serahkan kembali 146 siswa yang saya cintai dan banggakan kepada orang tua masing-masing. Saya harap semuanya semakin sukses kedepannya dan dapat meraih cita-cita masing-masing. Doa saya  selalu di samping kalian (wisudawan dan wisudawati SMP Simpon)," bebernya.

Di sisi lain, orang tua siswa sangat mengapresiasi usaha guru dalam berkreativitas mengajar. Serta program sekolah yang tetap terus berjalan walaupun di situasi yang serba terbatas.

"Siswa SMP Muhammadiyah 1 Surakarta dapat melanjutkan ke SMA atau SMK Muhammadiyah agar sesuai dengan QS Annisa ayat 9, yakni jangan meninggalkan generasi yang lemah. Maka penekanan pengajaran akhlak selain prestasi juga sangat penting," kata Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Kota Surakarta Trijono dalam sambutannya. (nis/nik/dam)

(rs/bram/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news