alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Sebanyak 2.782 Pegawai KAI Daop 6 Telah Divaksin

08 Juni 2021, 14: 08: 24 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

KOMITMEN: Separo dari jumlah pegawai KAI Daop 6 telah tervaksinasi.

KOMITMEN: Separo dari jumlah pegawai KAI Daop 6 telah tervaksinasi. (ISTIMEWA)

Share this      

SOLO - Sebanyak 2.782 pegawai Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Jogjakarta telah mengikuti program vaksinasi. Para pegawai KAI yang mendapat vaksin berasal dari berbagai level, mulai dari manajemen, pelaksana di bidang operasional, frontliner, sampai administrasi.

Dengan program vaksinasi tersebut, separo dari jumlah pegawai KAI Daop 6 Jogjakarta telah tervaksinasi. Atau sebesar 50,7 persen dari total pegawai yakni 5.484 karyawan yang tersebar di seluruh wilayah Daop 6 Jogjakarta.

"Kegiatan vaksinasi ini tentu dibutuhkan dalam rangka percepatan proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia khususnya bagi para pegawai KAI. Vaksinasi dilaksanakan di beberapa lokasi. Yakni Rumah Sakit Jiwa Surakarta, RSUD Klaten, Bidokkes Polda Jogjakarta, BPTT KAI, dan Dinas Kesehatan Kulonprogo," ungkap Manager Humas KAI Daop 6 Jogjakarta, Supriyanto kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Baca juga: Ratusan Bintara Dilantik usai Tempuh Pendidikan Setukba TNI AU

Supriyanto menyebut program vaksinasi ini juga sangat penting bagi para pegawai KAI yang merupakan petugas pelayanan publik. Vaksinasi diharapkan memberikan perlindungan terhadap para pegawai. Sehingga tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan kereta api.

"KAI akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka mempercepat vaksinasi kepada seluruh pegawai di berbagai wilayah kerja KAI," sambungnya.

Dalam program vaksinasi ini, KAI Daop 6 Jogjakarta bekerja sama dengan beberapa instansi kesehatan daerah maupun provinsi di Jawa Tengah dan Jogjakarta. Sedangkan pelaksanaan kegiatan, dipusatkan di Balai Pelatihan Tekhnik Traksi (BPTT) Jogjakarta.

"Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi dan sinergi antara lembaga pemerintah dan daerah harus berjalan cepat dan strategis. Ini momen krusial agar kita semua bisa mempercepat program Indonesia Sehat demi mendukung Indonesia Bekerja," pungkasnya. (aya/dam)

(rs/aya/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news