alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Bawaslu Surakarta Seleksi Calon Peserta SKPP 2021

08 Juni 2021, 18: 13: 17 WIB | editor : Fery Ardy Susanto

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Surakarta Muh Muttaqin.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Surakarta Muh Muttaqin. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Share this      

SOLO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta, tengah menyeleksi berkas administrasi calon peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) 2021. Para calon peserta SKPP 2021 ini mendaftarkan diri melalui website Bawaslu RI.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Surakarta Muh Muttaqin menjelaskan SKPP ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dengan harapan pemilu dan pilkada ke depan makin lebih baik.

"SKPP merupakan sarana pendidikan pemilu bagi masyarakat agar melek pemilu atau melek demokrasi, baik formal maupun informal," jelas Muh Muttaqin seperti dilansir dari Antara, Selasa (8/6).

Baca juga: RSUD dr Moewardi Surakarta Kirim 10 Dokter Spesialis ke Kudus

Ia menyebutkan jumlah pendaftar sebanyak 75 orang. Jumlah ini jauh lebih banyak daripada pendaftar pada tahun 2020 yang hanya mencapai 30 peserta. Untuk pendaftaran calon siswa SKPP dimulai pada 24 hingga 28 Mei 2021 lalu.

"Syarat untuk menjadi peserta SKPP, antara lain Warga Negara Indonesia yang berusia antara 20 dan 30 tahun, kemudian bukan penyelengara pemilu/pilkada, dan belum pernah menjadi peserta SKPP pada tahun sebelumnya," kata dia.

Berdasarkan data dari Bawaslu dari 75 pendaftar, sebanyak 48 orang memenuhi syarat (MS), sedangkan 23 pendaftar lainnya tidak menenuhi syarat (TMS).

Muh Muttaqin mengatakan bahwa mereka yang TMS karena beberapa sebab, di antaranya usia tidak memenuhi syarat, pendidikan tidak memenuhi syarat ijazah minimal, pernah menjadi penyelenggara pemilu, pernah menjadi anggota/pengurus parpol, dan terdapat seorang pendaftar yang dobel datanya.

"Tujuan SKPP ini, peserta mampu menjadi pengawas pemilu partisipatif dan penggerak masyarakat untuk partisipatif di lingkungan masing-masing," ungkapnya.

Ia menargetkan paling tidak para kader SKPP ini bisa meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat. Selain itu, makin banyak pihak yang ikut mengawasi dan mengetahui tugas pokok pengawasan sehingga pemilu/pilkada akan lebih baik dari tahun ke tahun. 

"Usai seleksi administrasi ini, kami masih menunggu arahan dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah untuk tahapan selanjutnya," pungkasnya. (antara/dam)

(rs/bram/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news