alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle

Pahami Gejala Gangguan Tidur pada Lansia, Ini Cara Mengatasinya

09 Juni 2021, 23: 42: 06 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi tidur

Ilustrasi tidur

Share this      

RADARSOLO.ID - Dibandingkan kelompok usia lainnya, waktu tidur pada lanjut usia (lansia) umumnya lebih sedikit. Yakni sekitar 6-7 jam sehari.

"Waktu tidur lansia yang normal yaitu sekitar 6-7 jam sehari. Selain itu, pola tidur juga akan berubah seiring dengan pertambahan usia karena adanya penurunan fungsi jam internal dalam tubuh," kata dokter spesialis saraf dari RSUI Pukovisa Prawirohardjo, Rabu (9/6).

Di sisi lain, mereka yang sudah memasuki masa lansia juga bisa mengalami gangguan tidur karena beberapa hal. Misalnya sindrom kaki gelisah (RLS), kurangnya aktivitas fisik, terlalu lama tidur siang, adanya rasa sedih karena ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Kemudian, karena terlalu lama menatap layar ponsel sebelum tidur atau sedang dirawat inap di rumah sakit.

Baca juga: Warga Pagak Merasa "Dibohongi" Investor: Infonya Pabrik Nougat,tapi...

Kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi. Seperti adanya suara volume tinggi yang mengganggu, cahaya kamar yang terlalu terang, serta tempat tidur tidak nyaman, konsumsi obat-obatan tertentu serta mengonsumsi kafein.

Selain itu, masalah medis seperti depresi, alzheimer, parkinson, kondisi menopause, dan nyeri sendi otot juga dapat menyebabkan gangguan tidur.

Pukovisa mengatakan, beberapa tanda awal gangguan tidur antara lain kelelahan, gangguan konsentrasi, mudah tersinggung, mengantuk di siang hari, serta adanya perubahan perilaku.

"Bila gejala-gejala ini terus bertahan lebih dari 1 bulan atau sudah mempengaruhi aktivitas sehari-hari, sebaiknya untuk segera berkonsultasi ke dokter," ujar dia.

Gejala awal gangguan tidur bisa diatasi dengan melakukan sleep hygiene sebelum tidur. Yaitu dengan mengatur kondisi kamar tidur tetap sejuk dan tenang, mandi air hangat, dan sikat gigi sebelum tidur.

Pukovisa mengingatkan, tidur sangat bermanfaat bagi kesehatan otak dan saraf agar dapat berfungsi optimal. Kualitas tidur yang baik ditandai dengan tidak mudah terbangun di malam hari, tidak terbangun lebih awal, dan merasa segar ketika bangun tidur.

Sementara dari sisi kuantitas, terdapat beberapa indikator waktu normal tidur. Orang dewasa umumnya membutuhkan tidur 7-9 jam, sementara anak-anak bisa 10-13 jam. (Antara)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news