alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Ini Gedung Audio Visual Karanganyar Senilai Rp 900 Juta, Mirip Bioskop

10 Juni 2021, 05: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Uji coba pembukaan ruang audio visual di kantor Disarpus Karanganyar, kemarin (9/6).

Uji coba pembukaan ruang audio visual di kantor Disarpus Karanganyar, kemarin (9/6). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Guna meningkatkan literasi masyarakat di Kabupaten Karanganyar pada era digital ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar membuka gedung audio visual senilai Rp 900 juta. Gedung yang dibangun dari anggaran dana alokasi khusus (DAK) 2021 itu diresmikan Bupati Karanganyar Juliyatmono, kemarin (9/6).

”Kami berharap pegawai dinas kearsipan dan perpustakaan bisa mengajak masyarakat untuk lebih membudayakan literasi dan menjadikan masyarakat Karanganyar yang literat,” terang Kepala Disarpus Kabupaten Karanganyar Sugeng Raharto.

Sugeng menambahkan, ruang audio visual tersebut untuk menunjang pembelajaran lebih menyenangkan. Karena materi yang disampaikan bisa ditampilkan lewat video. Ruangan tersebut juga ditata mirip bioskop.

Baca juga: Pahami Gejala Gangguan Tidur pada Lansia, Ini Cara Mengatasinya

”Jadi lebih nyaman dalam belajar,” imbuhnya.

Sebelumnya, kepala biro perencanaan dan keuangan kearsipan dan perpustakaan nasional telah memonitoring pembangunan ruangan tersebut. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengusulkan dibangun sarana pembelajaran berbasis teknologi dan komunikasi (TIK).

”Tahun ini juga akan membangun gedung depo arsip. Oleh karena itu, semua arsip di kantor disarpus dipindah. Nanti kantor ini akan digunakan untuk pembelajaran TIK. Saat ini proyek pembangunan depo arsip tinggal menunggu lelang. Akhir bulan ini nanti diharapkan sudah bisa dibangun,” ungkapnya.

Anggaran depo arsip tersebut, lanjut dia, sebesar Rp 3,5 miliar. Namun karena saat ini masih dalam pandemi, akhirnya dalam pembahasan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) hanya menyetujui sebesar Rp 1,5 miliar. Lokasi pembangunan di depan kantor Kepala Desa Suruh, Tasikmadu.

Bupati Juliyatmono mengungkapkan, gedung audio visual diharapkan menjadi sarana agar masyarakat bisa lebih senang berkunjung ke perpustakaan.

”Desain sedemikian rupa agar masuk di sini nyaman. Karena gudangnya orang pintar itu di perpustakaan. Kalau bisa gandeng beberapa toko buku ternama, buatkan kegiatan atau event di perpustakaan. Gedung arsip kan sudah dibikin sendiri, jadi nanti di sini fokus untuk mencerdaskan masyarakat,” tegas bupati. (rud/adi/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news