alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Bupati Sukoharjo Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Giliran

10 Juni 2021, 06: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Bupati Sukoharjo Etik Suryani memasangkan masker kepada pedagang Pasar Grogol di sela vaksinasi, Rabu (9/6).

Bupati Sukoharjo Etik Suryani memasangkan masker kepada pedagang Pasar Grogol di sela vaksinasi, Rabu (9/6). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Vaksinasi Covid-19 dilakukan secara bertahap dengan menyasar semua kalangan. Bupati Sukoharjo Etik Suryani berharap, masyarakat bersabar untuk mendapatkan giliran divaksin.

Itu ditegaskan bupati saat memantau vaksinasi pedagang di Pasar Grogol, kemarin (9/6). Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan di Pasar Tawangsari; Pasar Weru; Pasar Gatak, Baki; dan Pasar Jamu Nguter.

“Vaksinasi untuk pedagang pasar tradisional sudah dijadwal karena kuota vaksin terbatas. Tidak usah kemrungsung karena sudah dijadwalkan. Tidak perlu takut dan khawatir tidak akan mendapatkan vaksin. Hari ini di Pasar Grogol dan Pasar Bekonang masing-masing 200 pedagang. Mudah-mudahan semua pedagang pasar tradisional di 12 kecamatan segera mendapat vaksinasi,” bebernya.

Baca juga: Bertekad Kalahkan UEA, Timnas Indonesia Harus Bisa Move On

Meski sudah divaksin, bupati meminta masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan (prokes). Karena vaksin bukan obat, tapi pencegahan dengan meningkatkan imun. Yang penting tidak abai 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo Yunia Wahdiyati menambahkan, untuk cakupan vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) hingga 8 Juni, dosis I sebanyak 9.485 orang dan dosis II sebanyak 9.050 orang. Sementara untuk petugas layanan publik, dosis I sebanyak 19.623 orang dan dosis II sebanyak 8.187 orang.

“Untuk lanjut usia, hingga 8 Juni vaksin dosis I sudah diberikan pada 27.286 orang dan dosis II sebanyak 15.295 orang,” ungkapnya. 

Vaksinasi diberikan sesuai sasaran yang sudah ditetapkan. Selain nakes, petugas layanan publik, serta lansia, vaksin juga sudah diberikan untuk sebagian tenaga pendidik yang sekolahnya menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). (kwl/wa/ria) 

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news