alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Boyolali
icon featured
Boyolali

Lagi, 1 Pasien Covid Asal Kudus Meninggal di Asrama Haji Donohudan

10 Juni 2021, 22: 05: 17 WIB | editor : Perdana

Petugas menggunakan APD lengkap memimpin pasien OTG mengikuti senam pagi di Asrama Haji Donohudan, Kamis (10/6).

Petugas menggunakan APD lengkap memimpin pasien OTG mengikuti senam pagi di Asrama Haji Donohudan, Kamis (10/6). (M. IHSAN/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Dua pasien Covid-19 asal Kudus di Asrama Haji Donohudan Boyolali meninggal, Kamis (10/6). Setelah S, 63, yang meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Surakarta pada Kamis dini hari, ada satu pasien lagi yang meninggal. Pasien berinisial J, 47, meninggal pada Kamis malam.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengatakan, sejak tiba di asrama, kondisi pasien pria asal Kudus itu sudah memburuk. Hingga akhirnya J meninggal di Asrama Haji Donohudan, sekitar pukul 20.00.

“Memang kondisi dari sana sudah buruk. Kalah penyebabnya, dokter yang lebih paham," jelas Morry.

Baca juga: Soal PTM di Karanganyar, Bupati: Tak Perlu Tunggu Pemerintah Pusat

Terpisah, sebanyak 269 pasien OTG asal Kudus menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) atau swab test. Tak hanya dari Kudus, 90 pasien OTG asal eks Karesidenan Surakarta juga menjalani tes PCR. Hal itu diungkapkan dokter penanggung jawab isolasi mandiri Asrama Haji Donohudan Sigit Armunanto. 

“Kami ambil swab, kemudian spesimennya kami transfer ke laboratorium di Semarang milik provinsi dan besok sudah jadi. Total yang di-swab 269 orang. Yang negatif harus dipulangkan. Karena yang di sini tempat isolasi pasien positif,” ungkapnya. 

Sampai saat ini, Asrama Haji Donohudan telah menampung 571 pasien OTG. Terdiri dari pasien asal eks Karesidenan Surakarta sebanyak 153 pasien dan pasien OTG asal Kudus sebanyak 418 pasien. Sedangkan pasien asal Kudus sampai Kamis (10/6) siang, yang sudah dirujuk sebanyak 16 orang. 

“Saat ini, kapasitas bed tersisa 228. Karena Rabu malam (9/6), datang lagi 125 pasien dan ada dua yang dirujuk ke RS. Pagi ini kami rujuk dua orang yang kebetulan kondisinya membutuhkan perawatan lebih intensif. Terakhir 12, terus sekarang tambah empat,” tuturnya.

Untuk tenaga kesehatan (nakes) di Asrama Haji Donohudan masih mencukupi. Saat ini, total nakes dan relawan setiap sifnya mencapai 18-19 nakes. Selain itu ada tambahan 10 nakes terdiri dari dokter dan perawat dari Rumah Sakit Slamet Riyadi. (rgl/bun/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news