alexametrics
Minggu, 13 Jun 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Pemkot: Pembuatan Desain Koridor Gatsu-Ngarsopuro Tak Akan Diam-Diam

11 Juni 2021, 05: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Koridor Gatot Subroto-Ngarsopuro bakal ditata lebih bagus sesuai potensi lokal.

Koridor Gatot Subroto-Ngarsopuro bakal ditata lebih bagus sesuai potensi lokal. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Rencana pengembangan Koridor Gatot Subroto (Gatsu)-Ngarsopuro untuk budaya dan ekonomi kreatif terus digulirkan. Oktober tahun ini, desain sudah kelar disusul lelang. Selanjutnya, pada awal 2022 pembangunan dimulai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta Endah Sitaresmi mengatakan, pihaknya mengundang para pegiat pariwisata, budaya, hingga masyarakat untuk berdiskusi terkait penataan koridor ini. Ini penting dilakukan mengingat penataan Koridor Gatsu-Ngarsopuro menggunakan pendekatan budaya dan ekonomi kreatif. 

“Diskusi dan desain ini hanya pancingan. Kami tidak akan membuat desain tanpa komunikasi dengan masyarakat. Makanya kami gelar forum diskusi ini agar penataan nanti bisa sinkron dengan keinginan masyarakat,” terang dia dalam forum grup diskusi dengan elemen masyarakat, pegiat wisata, dan budaya, kemarin (10/6). 

Baca juga: Pelatih Shin Tae-yong Tak Akan Dampingi Timnas Lawan UEA

Pemkot merasa perlu menggelar komunikasi dengan berbagai pihak agar penataan ke depan bisa sejalan dengan potensi lokal dalam membangkitkam ekonomi kreatif.  Kampung wisata ini hanya sebagian rencana dari pengembangan Koridor Garsu-Ngarsopuro. Sebab, nanti akan menyentuh kegiatan masyarakat di Kelurahan Kemlayan, Keprabon, dan Timuran. 

Kegiatan ini terus dilakukan untuk mematangkan penataan. Mengingat perancanaannya harus rampung Oktober tahun ini dan awal 2022 bisa digarap. Pendanaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

“Diskusi dengan masyarakat ini sembari memetakan apa saja hal yang bisa menarik bagi wisatawan. Dengan demikian, bisa lebih sustainable antara rencana pemerintah dan keinginan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta Agus Santoso menambahkan, pengembangan Koridor Gatsu-Ngarsopuro dan wilayah sekitar ini memiliki potensi besar, khususnya dalam sejarah dan budaya di masyarakat. 

“Kalau dari segi budaya dan sejarahnya jelas memiliki ragam yang sangat banyak. Nanti ini diintegrasikan dengan Koridor Gatsu-Ngarsopuro. Jangan sampai pembangunan nanti justru malah merugikan masyarakat,” tutur dia. (ves/bun/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news