23.7 C
Surakarta
Saturday, 28 January 2023

Jadwal Lanjutan Liga 1 Padat, Persis Solo Siap Supersibuk

RADARSOLO.ID – PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya mengumumkan kepastian lanjutan laga Liga 1 musim ini. Ya, kompetisi strata tertinggi di Indonesia tersebut bisa jalan kembali pada 5 Desember. Kabar ini disambut antusias oleh Persis Solo. Apalagi mereka memiliki bekal yang cukup baik.

Pascakompetisi distop imbas tragedi Kanjuruhan, Fabiano Beltrame dkk rajin berlatih. Mereka juga kerap menggelar uji coba. Total ada 12 kali laga dengan berbagai macam lawan. Mulai dari klub Liga 1, Liga 2, Liga 3, hingga tim internasional. Seperti Johor Darul Ta’zim (JDT) dan Tanjong Pagar United.

“Persiapan yang kami jalani sudah cukup baik ya. Kami melakukan gradually training camp yang cukup panjang di Solo maupun di Johor (Malaysia). Mudah-mudahan itu bisa menjadi bekal bagus buat kami,” beber Asisten Pelatih Persis Solo Rasiman kepada Jawa Pos Radar Solo usai latihan di Stadion UNS, Jumat (2/11).

Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo- sudah ancang-ancang bakal supersibuk. Sesuai rencana, enam pekan sisa putaran pertama bakal habis di Desember ini. Back-to-back match tentu akan terjadi. Imbasnya, seluruh pemain harus bisa diandalkan sewaktu-waktu.

“Di jadwal yang padat ini sebetulnya advantage bagi kami. Karena kami menyiapkan semua pemain. Tidak ada yang cedera. Alhamdulillah semua recover. Semua pemain ada di lapangan,” tambah Rasiman.

Selain itu, kompetisi bakal dilaksanakan  menggunakan format bubble. Menurut Rasiman, Persis diuntungkan dalam segi geografi. Mengingat, lokasi venue tak terlalu jauh dari basecamp. Yakni Stadion Manahan (Solo), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Sultan Agung (Bantul), Stadion Jatidiri (Semarang), plus Stadion Moch Soebroto (Magelang).

In terms of geography, kami diuntungkan. Basecamp kami di Solo. Dan daerah itu (venue Liga 1) travellingnya tidak lebih dari dua jam,” imbuhnya.

Namun, Persis Solo kemungkinan tidak bisa bermarkas di Stadion Manahan sementara waktu. Ini bukan jadi masalah, demi keadilan.

“Kemungkinan kami akan main di empat stadion. Stadion Manahan masuk list, tapi bukan untuk kami. Sama halnya dengan PSS Sleman, tidak mungkin main di Stadion Maguwoharjo. For the name of fairness. Saya rasa itu cukup adil buat kami semua. Kami harus siap,” kata Rasiman.

Sejatinya, sistem ini cukup merugikan seluruh klub Liga 1. Namun, pihak PT LIB tentu mempertimbangkan banyak hal untuk keputusan ini.

“Itu kan bukan kami saja, semua bakal main away. In clear situation, mudah-mudahan the best team will win. Saya rasa tidak masalah,” tambahnya.

Sebagai informasi, kepastian Liga 1 diumumkan oleh PT LIB dalam laman resminya, Jumat (2/11) malam. Usai menerima izin dari kepolisian setempat.

“Berdasarkan surat rekomendasi, lanjutan putaran pertama akan dimulai pada 5 Desember. Kemudian akan berakhir pada akhir Desember. Pertandingan digelar tanpa kehadiran penonton di stadion,” kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus dalam rilisan di website resmi LIB, Jumat (2/12) malam. (nis/ris)

RADARSOLO.ID – PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya mengumumkan kepastian lanjutan laga Liga 1 musim ini. Ya, kompetisi strata tertinggi di Indonesia tersebut bisa jalan kembali pada 5 Desember. Kabar ini disambut antusias oleh Persis Solo. Apalagi mereka memiliki bekal yang cukup baik.

Pascakompetisi distop imbas tragedi Kanjuruhan, Fabiano Beltrame dkk rajin berlatih. Mereka juga kerap menggelar uji coba. Total ada 12 kali laga dengan berbagai macam lawan. Mulai dari klub Liga 1, Liga 2, Liga 3, hingga tim internasional. Seperti Johor Darul Ta’zim (JDT) dan Tanjong Pagar United.

“Persiapan yang kami jalani sudah cukup baik ya. Kami melakukan gradually training camp yang cukup panjang di Solo maupun di Johor (Malaysia). Mudah-mudahan itu bisa menjadi bekal bagus buat kami,” beber Asisten Pelatih Persis Solo Rasiman kepada Jawa Pos Radar Solo usai latihan di Stadion UNS, Jumat (2/11).

Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo- sudah ancang-ancang bakal supersibuk. Sesuai rencana, enam pekan sisa putaran pertama bakal habis di Desember ini. Back-to-back match tentu akan terjadi. Imbasnya, seluruh pemain harus bisa diandalkan sewaktu-waktu.

“Di jadwal yang padat ini sebetulnya advantage bagi kami. Karena kami menyiapkan semua pemain. Tidak ada yang cedera. Alhamdulillah semua recover. Semua pemain ada di lapangan,” tambah Rasiman.

Selain itu, kompetisi bakal dilaksanakan  menggunakan format bubble. Menurut Rasiman, Persis diuntungkan dalam segi geografi. Mengingat, lokasi venue tak terlalu jauh dari basecamp. Yakni Stadion Manahan (Solo), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Sultan Agung (Bantul), Stadion Jatidiri (Semarang), plus Stadion Moch Soebroto (Magelang).

In terms of geography, kami diuntungkan. Basecamp kami di Solo. Dan daerah itu (venue Liga 1) travellingnya tidak lebih dari dua jam,” imbuhnya.

Namun, Persis Solo kemungkinan tidak bisa bermarkas di Stadion Manahan sementara waktu. Ini bukan jadi masalah, demi keadilan.

“Kemungkinan kami akan main di empat stadion. Stadion Manahan masuk list, tapi bukan untuk kami. Sama halnya dengan PSS Sleman, tidak mungkin main di Stadion Maguwoharjo. For the name of fairness. Saya rasa itu cukup adil buat kami semua. Kami harus siap,” kata Rasiman.

Sejatinya, sistem ini cukup merugikan seluruh klub Liga 1. Namun, pihak PT LIB tentu mempertimbangkan banyak hal untuk keputusan ini.

“Itu kan bukan kami saja, semua bakal main away. In clear situation, mudah-mudahan the best team will win. Saya rasa tidak masalah,” tambahnya.

Sebagai informasi, kepastian Liga 1 diumumkan oleh PT LIB dalam laman resminya, Jumat (2/11) malam. Usai menerima izin dari kepolisian setempat.

“Berdasarkan surat rekomendasi, lanjutan putaran pertama akan dimulai pada 5 Desember. Kemudian akan berakhir pada akhir Desember. Pertandingan digelar tanpa kehadiran penonton di stadion,” kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus dalam rilisan di website resmi LIB, Jumat (2/12) malam. (nis/ris)

Populer

Berita Terbaru

spot_img