alexametrics
32.3 C
Surakarta
Friday, 19 August 2022

Semoga Tidak Beli Kucing dalam Karung

Persis Solo Datangkan Fernando Rodriguez dan Ryo Matsumura

SOLO – Legiun asing yang ditunggu-tunggu publik bola Kota Bengawan akhirnya datang juga. Manajemen Persis Solo resmi mendapatkan servis dua pemain asing barunya, yakni gelandang Ryo Matsumura dan bomber Fernando Rodriguez. Dikenalkan via agenda Welcome-Welcome di akun Instagram resmi klub @persisofficial, tadi malam pukul 19.23.

Matsumura menggantikan slot pemain asing Asia di Persis, yang sebelumnya jadi milik Aaron Evans. Sedangkan Rodriguez mengisi jatah kompatriotnya Gerard Artigas. Sebagai catatan, baik Evans maupun Artigas dicoret manajemen, usai kekalahan atas Dewa United di matchday pertama Liga 1, 25 Juli lalu.

Keduanya diklaim belum mampu mendongkrak performa Laksar Sambernyawa (julukan Persis Solo). Bak membeli kucing dalam karung, kualitas mereka ternyata tak jauh beda, bahkan masih di bawah pemain lokal yang dimiliki Persis.

Nah, Matsumura dan Rodriguez diharapkan bisa memberi bukti di atas lapangan. Bukan sekadar janji-janji manis, saat mereka dikenalkan ke publik.

“Ini akan menjadi tantangan yang sangat luar biasa. Saya sudah tidak sabar bermain di hadapan suporter Persis,” ujar Matsumura, yang pernah tampil di liga Thailand, 2019 silam.

Bond kebanggan wong Solo merupakan klub debutan Matsumura di Indonesia. Dia merasa tertantang, untuk memberi pembuktian. Sebagaimana dilakukan Taisei Marukawa, yang tampil impresif saat debut di Persebaya Surabaya, musim lalu.

“Sebenarnya saya kenal beberapa teman (dari Jepang) yang sudah bermain di Indonesia. Namun, itu bukan alasan saya bermain di sini. Saya ingin mencoba tantangan baru. Juga mencoba kehidupan dengan budaya baru di Persis,” bebernya.

Sementara itu, Rodriguez justru punya pengalaman tampil di Liga 1. Tepatnya saat membela Mitra Kukar, musim kompetisi 2018/2019. Selama semusim, performanya cukup menawan. Mencatatkan 15 gol plus 1 assist dalam 30 laga. Hinga memutuskan menyeberang ke Liga Malaysia, bersama Kedah FA dan Johor Darul Takzim.

“Saya sudah tidak sabar kembali bermain di Indonesia. Saya memiliki banyak kenangan luar biasa di sini, terutama dukungan suporter. Dan Liga 1 adalah kompetisi yang luar biasa. Saya memilih bermain di Persis, karena tim ini punya rencana bagus dan suporter yang besar,” terangnya.

Rodriguez tak goyang menghadapi ekspektasi besar, baik dari manajemen, tim kepelatihan, maupun dari suporter. “Saya akan mempertaruhkan semuanya. Akan saya berikan pengorbanan, kerja keras, dan komitmen. Demi meraih target yang diinginkan tim,” koarnya. (nik/fer)

SOLO – Legiun asing yang ditunggu-tunggu publik bola Kota Bengawan akhirnya datang juga. Manajemen Persis Solo resmi mendapatkan servis dua pemain asing barunya, yakni gelandang Ryo Matsumura dan bomber Fernando Rodriguez. Dikenalkan via agenda Welcome-Welcome di akun Instagram resmi klub @persisofficial, tadi malam pukul 19.23.

Matsumura menggantikan slot pemain asing Asia di Persis, yang sebelumnya jadi milik Aaron Evans. Sedangkan Rodriguez mengisi jatah kompatriotnya Gerard Artigas. Sebagai catatan, baik Evans maupun Artigas dicoret manajemen, usai kekalahan atas Dewa United di matchday pertama Liga 1, 25 Juli lalu.

Keduanya diklaim belum mampu mendongkrak performa Laksar Sambernyawa (julukan Persis Solo). Bak membeli kucing dalam karung, kualitas mereka ternyata tak jauh beda, bahkan masih di bawah pemain lokal yang dimiliki Persis.

Nah, Matsumura dan Rodriguez diharapkan bisa memberi bukti di atas lapangan. Bukan sekadar janji-janji manis, saat mereka dikenalkan ke publik.

“Ini akan menjadi tantangan yang sangat luar biasa. Saya sudah tidak sabar bermain di hadapan suporter Persis,” ujar Matsumura, yang pernah tampil di liga Thailand, 2019 silam.

Bond kebanggan wong Solo merupakan klub debutan Matsumura di Indonesia. Dia merasa tertantang, untuk memberi pembuktian. Sebagaimana dilakukan Taisei Marukawa, yang tampil impresif saat debut di Persebaya Surabaya, musim lalu.

“Sebenarnya saya kenal beberapa teman (dari Jepang) yang sudah bermain di Indonesia. Namun, itu bukan alasan saya bermain di sini. Saya ingin mencoba tantangan baru. Juga mencoba kehidupan dengan budaya baru di Persis,” bebernya.

Sementara itu, Rodriguez justru punya pengalaman tampil di Liga 1. Tepatnya saat membela Mitra Kukar, musim kompetisi 2018/2019. Selama semusim, performanya cukup menawan. Mencatatkan 15 gol plus 1 assist dalam 30 laga. Hinga memutuskan menyeberang ke Liga Malaysia, bersama Kedah FA dan Johor Darul Takzim.

“Saya sudah tidak sabar kembali bermain di Indonesia. Saya memiliki banyak kenangan luar biasa di sini, terutama dukungan suporter. Dan Liga 1 adalah kompetisi yang luar biasa. Saya memilih bermain di Persis, karena tim ini punya rencana bagus dan suporter yang besar,” terangnya.

Rodriguez tak goyang menghadapi ekspektasi besar, baik dari manajemen, tim kepelatihan, maupun dari suporter. “Saya akan mempertaruhkan semuanya. Akan saya berikan pengorbanan, kerja keras, dan komitmen. Demi meraih target yang diinginkan tim,” koarnya. (nik/fer)

Populer

Berita Terbaru

spot_img
/